Dulu semangat, DPRD kini malas-malasan saat Paripurna angket Ahok
Hingga sore ini tim angket masih rapat.
Panitia angket menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan hasil penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Namun rapat ini tak dihadiri seluruh anggota dewan.
Saat rapat baru dimulai, semangat anggota DPRD yang dulu setuju dibentuknya tim angket malah terlihat lesu. Seperti Ketua panitia angket, M Ongen Sangaji, memilih menyadarkan badan dan kepalanya pada senderan kursi berwarna hijau sambil sesekali memejamkan matanya. Padahal saat itu, rekannya Very Younefil sedang membacakan hasil penyelidikan setebal 32 halaman. Namun, Ongen juga sempat membuka-buka berkas yang berada di hadapannya.
Saat rapat mulai berjalan 30 menit, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Khotibi Achyar juga terlihat mengambil posisi menyandarkan badannya.
Khotibi atau akrab disapa Haji Beceng ini berdalih dirinya sedang tidak tertidur, melainkan tengah merenung. Sebab dia sedang memikirkan setiap poin yang dibacakan oleh Basuki atau akrab disapa Ahok.
"Siapa yang tidur? Orang gue lagi merenung. Ente jangan suka gitu deh, orang lagi merenung dengerin (pidato), malah dibilang tidur," ungkapnya.
Baca juga:
Bila dipecat, Ahok mau melawak di Stand up Comedy
Ini kata Ahok bila hasil angket berujung hak nyatakan pendapat
Prasetyo sebut konflik APBD muncul karena kelakuan anak buah Ahok
Jelang akhir hak angket, Taufik kini bilang Ahok teman baik
Hasil penyelidikan tim angket 32 halaman, Ahok dinilai salah
Prasetyo ngaku tak tahu hasil angket, tapi yakin Ahok buat salah
Hari ini, Ahok bakal dicecar DPRD bertubi-tubi di 2 Rapat Paripurna