LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Survei Terbaru: Mayoritas Publik AS Tak Setuju Aksi Militer Trump di Iran

Survei ini dilaksanakan di antara responden yang bersifat independen di Amerika Serikat.

Minggu, 08 Mar 2026 14:49:07
iran
Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi unjuk rasa didepan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Selasa (03/03/2026). (AFP/ Bay Ismoyo)
Advertisement

Sebuah survei yang dipublikasikan pada hari Jumat (6/3/2026) oleh PBS News/NPR/Marist mengungkapkan bahwa sebagian besar warga Amerika tidak setuju dengan cara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menangani konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, serta menolak aksi militer yang dilakukan.

Menjelang akhir pekan pertama operasi militer terhadap Iran, survei tersebut menunjukkan bahwa 56 persen warga Amerika menolak tindakan militer AS di Iran, sementara 44 persen lainnya mendukungnya. Informasi ini dikutip dari laman Antara News pada hari Minggu (8/3).

Mayoritas pendukung Partai Republik menunjukkan dukungan terhadap pendekatan presiden dan serangan militer tersebut, dengan persentase masing-masing mencapai 79 persen dan 84 persen. Sebaliknya, 86 persen dari Partai Demokrat menolak kedua tindakan tersebut, menurut hasil jajak pendapat.

Di antara responden independen, sekitar enam dari sepuluh orang juga tidak setuju dengan cara Trump menangani situasi ini dan menolak aksi militer yang dilakukan. Jajak pendapat ini dirilis pada saat anggota parlemen dari Partai Demokrat dan Partai Republik memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai serangan terhadap Iran.

Advertisement
Advertisement

Partai Demokrat mengecam tindakan itu dengan alasan bahwa tidak ada ancaman nyata dari Iran dan bahwa serangan tersebut tidak memiliki otorisasi dari Kongres.

Berita Terbaru
  • Tragis! Tiga Bocah Tenggelam di Laut Depan Masjid 99 Kubah Makassar, Satu Meninggal
  • Diduga Terima Suap Tambang, Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dicopot
  • DKPP Ungkap Terima 26 Laporan Dugaan Pelanggaran Asusila dalam Lima Tahun Terakhir
  • Ledakan Pabrik di Semarang Tewaskan Satu Orang, Polisi Periksa Karyawan dan Tunggu Vendor Olah TKP
  • Nestapa Wanita M, Dianiaya hingga Dicekoki Sabu oleh Terduga Polisi
  • amerika serikat
  • berita update
  • donald trump
  • iran
  • konten ai
  • survei
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
T
Reporter Tim Global, Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.