LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Militer Israel Akui Bunuh Tiga Tentara Mereka yang Ditawan di Gaza

Tiga tentara ini ditawan sejak 7 Oktober 2023, ketika Hamas menyerang Israel dalam Operasi Badai Al-Aqsa.

Selasa, 17 Sep 2024 13:13:13
genosida di gaza
Pemakaman tentara Israel, Sersan Ron Sherman, yang dibunuh pasukan Israel di Gaza. (Flash90)
Advertisement

Militer Israel akhirnya mengakui bahwa tiga tentara mereka yang menjadi tawanan Hamas di Jalur Gaza, Palestina, tewas akibat gas beracun yang disebabkan serangan udara Israel pada November 2023. Ketika itu, serangan udara Israel menargetkan seorang komandan senior Hamas.

New York Times melaporkan, setelah militer Israel melakukan insvestigasi internal kepada tiga korban yaitu; Kopral Nik Beizer, Sersan Ron Sherman dan Elia Toledan, pihaknya menyatakan bahwa “sangat mungkin” ketiga korban tersebut tewas akibat efek samping dari serangan militer yang sebenarnya menargetkan Ahmed al-Ghandour, komandan sayap militer Hamas di Gaza utara.

Militer Israel mengatakan pihaknya sedang menyampaikan “penilaian probabilitas tinggi” berdasarkan lokasi ditemukannya jasad tawanan pada Desember, serta materi intelijen, analisis serangan, laporan patologis, dan pemeriksaan forensik kepada 3 korban tersebut, seperti dikutip dari The Cradle, Selasa (17/9).

Pada Januari lalu, Maya, ibu Sersan Ron Sherman menuduh tentara Israel telah membunuh putranya mengunakan gas beracun setelah menerima laporan hasil otopsinya.

Advertisement

Melansir dari Al Mayadeen, ketiga korban ditemukan di sebuah terowongan di Jabalia dekat lokasi yang dibombardir tentara Israel. Angkatan Darat Israel memberi tahu ibu Sherman, bahwa penyebab kematian tidak diketahui setelah dilakukan penyelidikan.

Jari Hancur

Menurut Maya, putranya Ron, dibunuh oleh tentara Israel yang membanjiri terowongan tempat Ron disekap dengan gas beracun yang menyebabkannya mati lemas.

Advertisement

"Ron memang dibunuh. Bukan oleh Hamas. Pikirkan lebih banyak ke arah Auschwitz (kamp konsentrasi Nazi) dan hujan lebat, tetapi tanpa Nazi dan Hamas sebagai penyebabnya. Tidak ada penembakan yang tidak disengaja, tidak ada laporan, pembunuhan berencana, pengeboman dengan gas beracun," tulis Maya di media sosial.

Menurut hasil otopsi, jari-jari Sherman hancur saat mencoba melarikan diri dari terowongan yang tertutup.

“Mereka menemukan bahwa beberapa jarinya juga hancur, tampaknya karena upaya putus asanya untuk keluar dari kuburan racun yang dikubur oleh IDF (tentara Israel) ketika ia mencoba menghirup udara, tetapi dia hanya menghirup racun IDF,” tambah Maya.

Demo Netanyahu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, telah berulangkali menyabotase perundingan gencatan senjata dengan Hamas. Keluarga dan pendukung tawanan Israel pun telah mengadakan protes besar selama berbulan-bula untuk menekan Netanyahu agar membuat kesepakatan gencatan senjata.

Banyak tawanan Israel dibebaskan pada akhir November sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata sementara dan banyak diantaranya menceritakan ketakutan mereka akan serangan Israel di Gaza saat dalam penahanan.

Pada Desember, tentara Israel secara tidak sengaja menembak dan membunuh tiga tawanan di Gaza utara, sementara yang lainnya juga tewas dalam serangan udara Israel.

Advertisement

Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti

Berita Terbaru
  • Puan Tegaskan DPR Awasi Haji 2026 dan Isu Kekerasan Seksual di Kampus
  • FOTO: TNI AL Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka Belitung
  • Ketua Komisi I DPR: Kapal AS Lintasi Selat Malaka Tidak Ganggu Politik Bebas Aktif
  • FOTO: TNI AL Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Ilegal di Cilacap
  • Tok! DPR Sahkan UU Pelindungan Saksi dan Korban
  • benjamin netanyahu
  • genosida di gaza
  • hamas
  • israel
  • jalur gaza
  • kekejaman israel
  • palestina
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
H
Reporter Hari Ariyanti
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.