Sebuah derek menarik puing-puing bus di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). (AFP/ Mohsen Karimi)
Advertisement
Tragedi lalu lintas kembali mengguncang Afghanistan. Sedikitnya 79 orang, termasuk 19 anak-anak, tewas setelah sebuah bus yang mengangkut migran Afghanistan yang baru dideportasi dari Iran bertabrakan dengan truk dan sepeda motor di Provinsi Herat, Selasa (19/8/2025) malam. Kecelakaan yang terjadi di distrik Guzara itu menimbulkan kebakaran hebat. Api dengan cepat melahap bus hingga menyisakan rangka besi, membuat banyak penumpang terjebak dan meninggal di tempat.
Dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.“Jumlah korban tewas terus bertambah, kini mencapai 79 orang,” ungkap pejabat provinsi Ahmadullah Muttaqi, Rabu (20/8/2025). Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Abdul Mateen Qani, membenarkan laporan tersebut dan menyebut kecelakaan ini sebagai salah atu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.
Advertisement
Kecelakaan lalu lintas bukan hal asing di Afghanistan. Buruknya infrastruktur jalan, minimnya standar keselamatan, serta lemahnya penegakan aturan berkendara membuat angka kecelakaan kerap tinggi. Namun, tragedi di Herat ini disebut sebagai salah satu yang paling mengerikan dalam sejarah transportasi darat negara itu.
Warga melihat reruntuhan bus di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). AFP/ Mohsen Karimi
Petugas keamanan memeriksa reruntuhan bus di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). AFP/ Mohsen Karimi
Petugas keamanan memeriksa reruntuhan bus di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). AFP/ Mohsen Karimi
Warga melihat reruntuhan kendaraan di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). AFP/ Mohsen Karimi
Sebuah derek bersiap untuk menarik puing-puing bus di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). AFP/ Mohsen Karimi
Sebuah derek bersiap untuk menarik puing-puing bus di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). AFP/ Mohsen Karimi
Sebuah derek menarik puing-puing bus di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). AFP/ Mohsen Karimi
Petugas keamanan memeriksa reruntuhan bus di lokasi kecelakaan di distrik Guzara, provinsi Herat, Afganistan, Rabu (20/08/2025). AFP/ Mohsen Karimi
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.