Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Beberkan Kondisi Bus Angkut SMK Lingga Kencana Kecelakaan di Subang, Dimensi Ubah hiingga Pernah Terbakar

Polisi Beberkan Kondisi Bus Angkut SMK Lingga Kencana Kecelakaan di Subang, Dimensi Ubah hiingga Pernah Terbakar

Polisi Beberkan Kondisi Bus Angkut SMK Lingga Kencana Kecelakaan di Subang, Dimensi Ubah hiingga Pernah Terbakar

Kecelakaan bus Putera Fajar itu menewaskan 11 orang.

Fakta baru terungkap dari hasil investigasi kecelakaan lalu lintas bus Trans Putera Fajar yang membawa rombongan SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat di Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Insiden itu mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.


Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Wibowo mengatakan, bus Trans Putera Fajar yang kecelakaan dalam kondisi tidak laik jalan. Wibowo kemudian membeberkan alasan bus tidak layak jalan.

Kondisi Bus Banyak Masalah

Pertama secara legitimasi administrasi temukan fakta KIR tidak berlaku lagi. Padahal, tujuan uji KIR sesuai peraturan salah satunya untuk memberikan jaminan keselamatan secara teknis kepada para pengguna kendaraan bermotor.


"Di mana masa KIR berlaku sampai 6 Desember 2023," ujar Wibowo kepada wartawan, Rabu (29/5).

Rem Tidak Berfungsi Baik

"Di mana kompresor yang hanya berisi angin ternyata berisi air. Jarak kampas rem harus standar 0,45 sentimeter ini diubah menjadi 0,3 sentimeter. Begitupun dengan minyak rem sudah tidak layak untuk dipergunakan. Terakhir terjadi kebocoran, sehingga tekanan angin yang gerakan hidrolik tidak bekerja maksimal sehingga fungsi rem tidak baik," ujar Wibowo.

Ketiga bus telah berubah dimensi atau rancang bangun dari yang ditentukan dari segi tinggi, lebar panjang.


"Jenis kendaraan bus panjang diperbolehkan 11650 mm dirubah menjadi 1.200 milimeter atau lebih panjang 350 milimeter. Kemudian lebar diperbolehkan 2.470 milimeter diubah menjadi 2.500 milimeter atau menjadi lebar 30 milimeter. Begitupun tinggi yang seharusnya 3.600 milimeter diubah menjadi 3.850 milimeter atau menjadi lebih tinggi 250 milimeter," ucap Wibowo.

Perubahan Rancangan Bus Berpengaruh ke Bobot Kendaraan

Polisi menyampaikan, perubahan dimensi atau rancang bangun berpengaruh pada bobot kendaraan.


"Bobot kendaraan yang diperbolehkan tipe bus tersebut seharusnya adalah 10.300 kilogram karena ada perubahan dimensi baik tinggi panjang lebar bertambah 11.310 kilogram atau menjadi lebih lebih berat 1.010 kilogram," ucap dia.

Bus Pernah Terbakar

Keempat, bus yang terlibat dalam kecelakaan pernah terbakar sebelumnya pada tanggal 27 April 2024 di KM 88 ruas Jalan Tol Cipularang. Namun, perbaikan dilakukan hanya sistem kelistrikan saja berikut interior.


"Jadi tidak perbaikan kendaraan bus secara keseluruhan," ujar dia.

Tersangka Baru

Dalam kasus ini, polisi mengumumkan tersangka baru. Penyidik mengantongi tiga alat bukti permulaan untuk meningkatkan status dua orang yaitu A dan AI dari saksi menjadi tersangka.

"Berdasarkan fakta kita miliki tiga alat bukti sebagaimana dimaksud pasal 184 KUHP yaitu alat bukti berupa keterangan saksi, ahli surat. Kita sudah digelarkan dan hasil gelar tetapkan dua orang A dan AI sebagai tersangka," ujar dia.

Wibowo mengatakan, kedua tersangka diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum atau kelalaian atau kealpaan sehingga menyebabkan jatuhnya korban.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis.

"Kepada tersangka dikenakan Pasal 311 Pasal 311 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan junto Pasal 55 KUHP subsider dan atau 359 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun atau denda Rp 24 juta atau denda pidana penjara 5 tahun," tandas dia.

Polisi Bakal Periksa PO Bus Putera Fajar dan Karoseri Buntut Kecelakaan di Subang
Polisi Bakal Periksa PO Bus Putera Fajar dan Karoseri Buntut Kecelakaan di Subang

Polisi sedang mendalami terus kasus ini dengan mencari alat-alat bukti.

Baca Selengkapnya
Ini Hasil Olah TKP Sementara Polisi Selidiki Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater
Ini Hasil Olah TKP Sementara Polisi Selidiki Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater

Kondisi sopir bus masih dalam perawatan di rumah sakit.

Baca Selengkapnya
Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang, Pengamat Minta Pengusaha Bus Diperkarakan
Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang, Pengamat Minta Pengusaha Bus Diperkarakan

Menurut Djoko, pengawasan terhadap bus pariwisata masih perlu diperketat dan harus ada sanksi bagi perusahaan bus yang lalai terhadap tertib administrasi.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Polisi Sebut TKP Tabrakan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater Rawan Kecelakaan: Lokasi Ini Blackspot
Polisi Sebut TKP Tabrakan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater Rawan Kecelakaan: Lokasi Ini Blackspot

Polisi tidak menemukan jejak rem di lokasi kecelakaan bus terguling.

Baca Selengkapnya
Sopir Bus Putera Fajar jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang, Ini Kelalaiannya
Sopir Bus Putera Fajar jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang, Ini Kelalaiannya

Sopir Bus Putera Fajar jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang, Ini Kelalaiannya

Baca Selengkapnya
Bus Maut Kecelakaan di Subang Ternyata Berstatus Bus Antar-Kota Dalam Provinsi dan Terlambat Uji KIR
Bus Maut Kecelakaan di Subang Ternyata Berstatus Bus Antar-Kota Dalam Provinsi dan Terlambat Uji KIR

Bus dengan nama Trans Putera Fajar nomor polisi AD 7524 OG tersebut dinyatakan terlambat uji KIR.

Baca Selengkapnya
Bus Maut SMK Lingga Kencana Telat Uji KIR 5 Bulan, Begini Cara Mudah Urus KIR
Bus Maut SMK Lingga Kencana Telat Uji KIR 5 Bulan, Begini Cara Mudah Urus KIR

Bus diduga mengalami rem blong di jalan yang kondisinya menurun. Akibatnya sebanyak 11 orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca Selengkapnya
Bus SMK Lingga Kencana yang Kecelakaan di Ciater Bawa 61 Penumpang
Bus SMK Lingga Kencana yang Kecelakaan di Ciater Bawa 61 Penumpang

Bus pariwisata yang ditumpangi rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu.

Baca Selengkapnya
Yayasan SMK Lingga Kencana Ungkap Kondisi Bus Sebelum Kecelakaan di Ciater: Ban Botak dan AC Rusak
Yayasan SMK Lingga Kencana Ungkap Kondisi Bus Sebelum Kecelakaan di Ciater: Ban Botak dan AC Rusak

Kondisi bus itu diketahui Muwardhi berdasarkan keterangan dari cucunya yang merupakan sahabat korban kecelakaan maut tersebut.

Baca Selengkapnya