FOTO: Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza
Serangan israel terbaru di Gaza kembali menimbulkan korban jiwa.
Serangan Israel di wilayah Gaza pada Sabtu menewaskan sedikitnya enam orang, termasuk seorang juru kamera Al Jazeera dan seorang anak, berdasarkan laporan pejabat kesehatan setempat dan tim penyelamat.
Juru kamera Al Jazeera Mubasher, Ahmed Washah, dilaporkan tewas setelah sebuah serangan udara menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah. Dalam serangan tersebut, dua orang lainnya turut meninggal dunia dan sejumlah warga mengalami luka-luka.
Pasukan Pertahanan Israel mengonfirmasi bahwa Ahmed Washah menjadi target serangan tersebut. Militer Israel menyatakan Washah merupakan anggota sayap militer Hamas yang bertugas sebagai penembak jitu dan menyebut dua orang lain yang tewas juga merupakan anggota kelompok tersebut.
Ahmed Washah merupakan saudara dari Mohammed Washah, koresponden Al Jazeera Mubasher yang juga tewas dalam serangan udara di Kota Gaza pada 8 April lalu. Israel menyatakan Mohammed Washah merupakan target operasi militer karena diduga memiliki posisi dalam sayap militer Hamas.
Al Jazeera membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa Mohammed Washah tidak memiliki keterkaitan dengan Hamas. Media itu juga menyebut Ahmed Washah sebagai karyawan ke-13 mereka yang meninggal dunia sejak konflik di Gaza berlangsung.
Serangan terbaru terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang masih diwarnai tuduhan pelanggaran dari kedua pihak. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 1.000 warga telah tewas sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober, sementara Israel dan Hamas saling menyalahkan atas pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut.