FOTO: Gaza Krisis Air, Hampir Satu Juta Pengungsi Terancam Dehidrasi
Hampir satu juta warga Palestina yang mengungsi ke al-Mawasi, Khan Younis, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai “zona aman”, menghadapi kekurangan air bersih.
Warga yang mengungsi membawa jeriken setelah mengambil air dari titik distribusi di kamp tenda di Muwasi, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai zona aman, Senin (29/09/2025). (AP/Jehad Alshrafi)
Advertisement
Hampir satu juta warga Palestina yang mengungsi ke al-Mawasi, Khan Younis, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai “zona aman”, menghadapi kekurangan air bersih yang ekstrem. Banyak keluarga melaporkan anak-anak mereka jatuh sakit akibat dehidrasi dan buruknya sanitasi.
Menurut laporan Anadolu, pengungsi di kamp tenda terpaksa menunggu hingga lima hingga enam hari untuk mendapat pasokan dari truk distribusi. Kondisi diperparah oleh serangan Israel yang terus memaksa puluhan ribu orang melarikan diri dari Kota Gaza.Meski disebut “zona aman”, al-Mawasi berulang ali dibom Israel, menewaskan ratusan warga sipil. Puluhan ribu pengungsi kini hidup berdesakan dalam tenda darurat dengan fasilitas minim.
Advertisement
Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut pasukan Israel sejak Oktober 2023 menghancurkan 112 stasiun pengisian air dan 720 sumur, meruntuhkan jaringan air di seluruh Gaza. Laporan PBB terbaru menunjukkan 96% rumah tangga tidak memiliki akses air aman, sementara 9 dari 10 warga tak bisa memperoleh air minum.
Warga Palestina yang terlantar berjalan melewati kamp tenda di Muwasi, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai zona aman, di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Senin (29/09/2025). AP/Jehad Alshrafi
Kamp tenda untuk warga Palestina yang terusir membentang di sepanjang Muwasi, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai zona aman, di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Minggu, (28/09/2025). AP/Jehad Alshrafi
Warga Palestina yang mengungsi mengantre untuk mengambil air di sebuah kamp tenda di Muwasi, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai zona aman, di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Senin (29/09/2025). AP/Jehad Alshrafi
Anak-anak yang mengungsi membawa jeriken setelah mengambil air dari titik distribusi di kamp tenda di Muwasi, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai zona aman, Senin (29/09/2025). AP/Jehad Alshrafi
Warga yang mengungsi membawa jeriken setelah mengambil air dari titik distribusi di kamp tenda di Muwasi, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai zona aman, Senin (29/09/2025). AP/Jehad Alshrafi
Anak-anak yang mengungsi membawa jeriken setelah mengambil air dari titik distribusi di kamp tenda di Muwasi, wilayah yang ditetapkan Israel sebagai zona aman, Senin (29/09/2025). AP/Jehad Alshrafi
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Krisis air bersih dan bahan bakar minyak (BBM) di Jalur Gaza semakin memprihatinkan setelah Israel menyetop seluruh pasokan kebutuhan hidup ke wilayah tersebut.