LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Donald Trump atau Kamala Harris Tidak Pro-Palestina, Pengamat Sebut Bantuan AS ke Israel Akan Tetap Mengalir

Pandangan kedua calon presiden AS mengenai konflik Israel-Palestina dipastikan tidak akan berubah.

Jumat, 08 Nov 2024 09:37:00
amerika serikat
Menjelang hari Pemilihan Umum Amerika Serikat 2024, Boston Coalition for Palestine menggelar aksi unjuk rasa. (Joseph Prezioso/AFP) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Warga Amerika Serikat (AS) saat ini sedang menunggu hasil akhir dari pemilihan presiden (pilpres) 2024, yang akan menentukan siapa yang akan memimpin mereka selama empat tahun ke depan. Menurut hasil penghitungan sementara, capres Republik, Donald Trump, unggul dari Kamala Harris yang diusung Demokrat. Trump juga telah menyampaikan pidato deklarasi kemenangannya di Florida pada Rabu (6/11).

Presiden baru AS akan mempengaruhi kebijakan luar negeri negara tersebut, termasuk dukungan mereka terhadap perang genosida Israel di Gaza yang masih berlangsung sampai saat ini.

Pengamat hubungan internasional, Dinna Prapto Raharja, menyatakan siapapun yang terpilih menjadi presiden AS, tidak ada yang akan mendukung Palestina.

"Siapa pun yang terpilih, dua-duanya tidak pro-Palestina. Dua-duanya sama sekali tidak pro-Palestina. Dua-duanya juga tidak ada niat untuk menghentikan bantuan ke Israel," ungkapnya kepada Liputan6.com pada Senin (4/11).

Advertisement

Menurut Dinna, Trump cenderung lebih vokal dalam menyuarakan pendapatnya mengenai Israel, sedangkan Harris lebih berhati-hati.

"Trump mungkin bisa teriak ke (PM Israel Benjamin) Netanyahu, bilang 'Jangan paksa kita' atau 'Jalan sendiri saja dengan idemu, kita nggak mau terang-terangan backing'. Sementara Kamala Harris tidak bisa," kata Dinna.

Advertisement

Pernyataan ini menunjukkan bagaimana dinamika politik dapat mempengaruhi hubungan luar negeri, terutama dalam konteks isu Palestina dan Israel.

Pengaruh Kelompok Kanan

Menjelang hari Pemilihan Umum Amerika Serikat 2024, Boston Coalition for Palestine menggelar aksi unjuk rasa. (Joseph Prezioso/AFP) © 2024 Liputan6.com

Meskipun Harris sering kali menekankan niatnya untuk menghentikan oerang dan mendorong terjadinya gencatan senjata, kenyataannya tidak ada langkah konkret yang diambil. Dinna menjelaskan, keputusan untuk melakukan gencatan senjata sepenuhnya berada di tangan Israel.

"Israel itu sudah berapa kali, dari berpuluh-puluh tahun saya ikuti isu Israel, setiap kali dia bilang mau gencatan senjata itu susahnya setengah mati," ujarnya.

Menurutnya, jika Israel berada di kubu kanan, maka semua pihak harus mengikuti arah kebijakan tersebut. Dinna juga mengungkapkan saat ini posisi Israel didominasi oleh kelompok radikal yang memiliki agenda untuk menghapuskan Palestina.

"Di dalam negeri Israel itu posisinya sudah sangat solid. Secara umum, publik Israel masih memandang positif Netanyahu," tambah Dinna.

Advertisement

Ia menambahkan, di dalam negeri mereka, sikap masyarakat tidak menunjukkan perubahan dan bahkan menjadi lebih ekstrem karena adanya pengaruh dari kelompok kanan yang dominan.

Berita Terbaru
  • Ombudsman Sentil BGN dan Kementerian Imipas, Sempat Sampaikan Temuan Konflik Kepentingan Tapi Dicueki
  • Wejangan Menag Nasaruddin buat Santri Ponpes As'adiya Wajo Sulsel, Singgung Tanaman dan Alam
  • Bandara Banyuwangi Salurkan Bantuan Dana untuk Pelestarian Budaya Lokal
  • BPBD Lebak: 90 Desa Berpotensi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang
  • Dewan Pembina KONI Sambut Positif Penunjukan Shin Tae-yong Latih Persija Jakarta
  • amerika serikat
  • berita update
  • donald trump
  • genosida di gaza
  • israel
  • kamala harris
  • konten ai
  • merdekaglobal
  • palestina
  • pilpres as 2024
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
B
Reporter Benedikta Miranti T.V, Tanti Yulianingsih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.