Persib Bandung Punya Thom Haye dan Eliano Reijnders tapi Bukan Jaminan Juara BRI Super League
Persib Bandung memperkuat skuad sebelum bursa transfer BRI Super League ditutup dengan merekrut Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Persib Bandung telah melakukan langkah signifikan di bursa transfer untuk musim 2025/2026 BRI Super League. Tim Maung Bandung berhasil mendatangkan dua pemain asal diaspora yang merupakan anggota Timnas Indonesia, yaitu Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Selain itu, mereka juga merekrut bek asal Italia, Federico Barba. Dengan kehadiran para pemain tersebut, skuad Bojan Hodak kini menjadi yang termahal di Super League dengan total nilai mencapai Rp128,36 miliar.
Meskipun memiliki komposisi pemain yang sangat mengesankan, tidak ada jaminan bahwa tim yang dicintai Bobotoh ini dapat mempertahankan gelar juara di musim ini.
Pernyataan ini disampaikan oleh pengamat sepak bola nasional, Binder Singh, melalui channel YouTube-nya, Bola Bung Binder.
"Persaingan untuk menjadi juara di Super League musim ini akan lebih ketat dibanding musim lalu karena musim ini jika kita perhatikan, semua klub termasuk Persib mengontrak mayoritas pemain yang berkualitas atau punya rekam jejak impresif," ujar Binder Singh.
Ia juga menambahkan, "Walau Persib punya pemain-pemain berkualitas dan baru saja mengontrak pemain yang menurut saya bukan grade A atau grade A+, tetapi grade A++. Tapi tetap saja tidak akan mudah bagi Persib untuk mempertahankan gelar juara mereka."
Binder juga mengingatkan bahwa Persib Bandung memiliki target lain, yaitu minimal lolos dari fase grup ACL 2, yang merupakan kompetisi antar klub ASEAN.
Mengejutkan
Maung Bandung dikenal sebagai tim dengan kondisi keuangan yang stabil di Super League. Namun, ada satu hal yang membuat Binder Singh terkejut, yaitu keberhasilan Persib dalam merekrut Thom Haye.
"Saya pikir dengan manajemen Persib mengeluarkan uang yang sebegitu banyak untuk mengontrak pemain yang menurut mereka berkualitas, itu adalah hal yang wajar bagi klub sebesar Persib yang kita tahu punya modal atau finansial yang kuat," ungkap Binder.
Dia menambahkan, "Jadi artinya kalau Persib bisa mengontrak pemain grade A++, itu bukan sebuah kejutan di sepak bola Indonesia. Tapi yang saya kaget Persib bisa mengontrak Thom Haye. Kenapa saya kaget? Ya, karena Haye ini adalah pemain yang terlalu bagus kalau menurut saya untuk bermain di Indonesia."
Binder juga menjelaskan, "Bukan dalam arti negatif ya, enggak. Saya pernah mengatakan sebelumnya bahwa pemain keturunan kita yang usianya sudah 30 tahun atau di atasnya, kalau memang perlu bermain di Indonesia ya itu enggak ada masalah karena memang mereka sudah punya pengalaman yang luar biasa bermain di Eropa."
Kehadiran Thom Haye Keuntungan untuk Persib
Menurut Binder Singh, kehadiran Thom Haye membawa berbagai keuntungan bagi Persib. Mantan gelandang Almere City dan Heerenveen tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang untuk klub yang menjadi kebanggaan warga Bandung.
"Ada banyak keuntungan bagi Persib. Yang pertama, dia kan pemain Timnas Indonesia. Pengalaman enggak perlu diragukan. Apalagi nanti akan bermain di round empat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ini pemain yang bagus sekali bagi Persib untuk jangka panjang," ulasnya.
Binder menambahkan, "Artinya Thom Haye masuk ini untuk memenuhi kebutuhan dari Persib. Apa sebetulnya kebutuhan dari Persib? Atau kesulitan dari para pemain dalam laga-laga awal musim ini?"
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini tidak ada pemain di lini tengah Persib yang mampu membagi bola langsung kepada striker. "Tidak ada. Dulu ada Dedi Kusnandar, tapi dia cedera. Tidak bisa dia bagi bola seperti itu. Yang langsung, yang punya level akurasi yang bagus. Itu dipunya oleh Thom Haye," sebut Binder Singh.
Kualitas Thom Haye
Tidak ada keraguan mengenai kualitas yang dimiliki oleh Thom Haye. Ia terkenal sebagai seorang gelandang yang memiliki kemampuan kreatif yang sangat dinantikan dalam strategi permainan Bojan Hodak. Namun, Haye perlu beradaptasi dengan budaya sepak bola di Indonesia.
"Dari segi etos kerja, Haye sudah enggak perlu diragukan. Dia adalah pemain yang bekerja keras. Cuma memang ini masalah stamina. Memang pemain ini di kondisi iklim yang tropis. Belum tentu bisa bermain selama 90 menit," ungkap pria yang memiliki keturunan India tersebut.
Ia menambahkan, "Saya tidak mengatakan enggak bisa, tapi belum tentu. Jadi dia harus perlahan-lahan. Belajar bagaimana bisa beradaptasi di Super League. Ya, ini enggak gampang bagi Haye untuk menjalankan perannya."
Meskipun demikian, ia meyakini bahwa kualitas Haye sangat diperlukan oleh Persib. "Siapa saja pemain yang bisa membagi bola secara akurat dari tengah. Sambil dia mencari ya, sambil dia scanning. Tidak ada kan," tutupnya.