LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA
  2. BOLA DUNIA

Persamaan Timnas Malaysia dan MU: Sama-Sama Sering Kebobolan dari Tendangan Sudut

Tim nasional Malaysia menunjukkan kesamaan gaya permainan dengan Manchester United dalam ajang Piala AFF 2024.

Senin, 09 Des 2024 15:25:00
timnas malaysia
Persamaan Timnas Malaysia dan Manchester United: Hobi Kebobolan dari Sepak Sudut! (© 2024 Bola.net)
Advertisement

Timnas Malaysia memperlihatkan kesamaan dengan Manchester United dalam Piala AFF 2024 kali ini. Tim Harimau Malaya mengalami kesulitan saat menghadapi situasi sepak sudut, yang juga menjadi masalah bagi Setan Merah di Premier League. Pada matchday pertama Grup A Piala AFF 2024, Malaysia bertanding melawan Kamboja pada Minggu (8/12) malam WIB. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Olympic Phnom Penh tersebut, Malaysia hanya bisa meraih hasil imbang 2-2.

Mereka sempat memimpin melalui gol Stuart Wilkin pada menit ke-35. Namun, gol dari Coulibaly Abdel dan Sa Ty membuat Malaysia tertinggal. Untungnya, Fergus Tierney berhasil menyamakan kedudukan untuk Malaysia. Salah satu dari dua gol yang diterima Malaysia berasal dari situasi sepak sudut, yaitu gol yang dicetak oleh Sa Ty pada menit ke-60. Lalu, apa kaitannya dengan MU?

Pelatih Malaysia merasa kecewa karena timnya kebobolan gol dari tendangan sudut

Persamaan Timnas Malaysia dan Manchester United: Hobi Kebobolan dari Sepak Sudut! © 2024 Bola.net

Kekalahan akibat gol dari situasi sepak sudut membuat pelatih Pau Marti sangat kecewa. Hal ini menjadi masalah yang berulang bagi tim Malaysia, karena mereka kembali kebobolan dalam situasi yang sama. Pada pertandingan sebelumnya, ketika melawan Indonesia yang berakhir imbang 1-1, Malaysia juga mengalami hal serupa.

"Saya tidak bisa mengeluh tentang cara kami bermain dan komitmen yang diberikan para pemain. Namun, kami kecewa karena setelah unggul 1-0, kami kebobolan dua kali pada 15 menit babak kedua," ungkap Pau Marti seperti yang dilansir oleh Bharian.

Advertisement

Pelatih asal Spanyol itu menekankan pentingnya memperbaiki pertahanan dalam situasi bola mati. "Lagi-lagi kami kebobolan dari bola mati, dua laga berturut-turut dan itu perlu ditingkatkan. Ini laga pertama, masih ada tiga laga lagi, jadi perjalanan masih panjang," tambahnya.

Dengan kata lain, Pau Marti menyadari bahwa timnya harus segera melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Dia berharap para pemain bisa belajar dari kesalahan yang terjadi agar tidak terulang kembali di laga-laga berikutnya.

Advertisement

Malaysia dan Manchester United memiliki beberapa kesamaan

Persamaan Timnas Malaysia dan Manchester United: Hobi Kebobolan dari Sepak Sudut! © 2024 Bola.net

Keluhan yang disampaikan Pau Marti memiliki kesamaan dengan yang diungkapkan oleh Ruben Amorim pada akhir pekan lalu. Amorim mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara Manchester United (MU) bertahan saat menghadapi situasi sepak sudut, yang berujung pada kekalahan 2-3 dari Nottingham Forest. Gol pertama yang dicetak Nottingham berasal dari situasi sepak sudut tersebut.

Dalam pertandingan sebelumnya, MU juga mengalami kebobolan dari sepak sudut saat kalah 0-2 dari Arsenal. Hal ini menunjukkan bahwa masalah defensif MU dalam situasi set-piece menjadi perhatian serius, karena tidak hanya terjadi sekali, tetapi mereka kebobolan dua kali dari situasi yang sama.

Amorim menegaskan, "Itu lebih merupakan kesalahan saya karena saya yang bertanggung jawab. Kami mencoba melakukannya dengan cara terbaik."

Advertisement

Ia menambahkan bahwa timnya telah melakukan banyak persiapan dan pekerjaan di area tersebut setelah melihat kelemahan yang ada saat melawan Arsenal. Dengan kata lain, meskipun mereka berusaha memperbaiki kesalahan, hasilnya masih belum memuaskan. Hal ini menjadi tantangan bagi tim untuk meningkatkan performa bertahan mereka, terutama dalam situasi-situasi yang dapat dimanfaatkan oleh lawan.

Berita Terbaru
  • Kapolda Metro Jaya Larang Anggota Amankan Demo Bawa Senpi
  • Presiden Jerman Tiba di Istana Merdeka, Puluhan Pasukan Berkuda Iringi Rangkaian
  • Mengasah Skill Keamanan Digital Lewat CTF Competition, Cara Membentengi Dini dari Serangan Siber
  • Bersaing dengan 1.000 Peserta dari 14 Negara, Personel Polda Sumsel Juarai Bromo KOM 2026
  • Butuh Investasi Rp13.000 Triliun untuk Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi Ditarget Presiden Prabowo
  • berita paham
  • konten ai
  • manchester united
  • merdekabola
  • timnas malaysia
Artikel ini ditulis oleh
Editor Eko Prasetya
A
Reporter Asad Arifin
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.