Wakil Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Betty, mengaku harga sepeda motor matik di Indonesia adalah yang paling murah se-Asia Tenggara. Maka dari itu, dia menolak jika harga motor matik yang dipatok perusahaannya disebut mahal."Loh kok harga motor matik kita dibilang mahal? Coba bandingkan dengan negara lain. Di Asia Tenggara kita yang paling murah," kata Dyon saat ditemui di Kantor KPPU, Jakarta, Selasa (26/7).Sebagai perbandingan, lanjut Dyon, harga sepeda motor jenis Mio Karburator jika dijual dalam kurs Dolar maka harganya di Indonesia adalah sebesar USD 846,22 (Rp 11,2 juta). Sedangkan di Filipina harga Mio sebesar USD 1.514 (Rp 20,1 juta) dan Vietnam sebesar USD 940 (Rp 12,5 juta).Sementara untuk produk Yamaha Xeon RC dijual di Indonesia sebesar USD 1.029 ( Rp 13,6 juta), Filipina sebesar USD 1.961 (Rp 26,1 juta), Malaysia sebesar USD 1.561 (Rp 21 juta), dan Vietnam sebesar USD 1.311 (Rp 17,4 juta)."Perbandingannya cukup signifikan, jadi harga yang kita berikan sudah termasuk wajar," tutup Dyon.Sebelumnya, Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rauf, menyatakan jika harga sepeda motor matik di Indonesia harusnya berada di kisaran Rp 7 juta - Rp 8,5 juta. Namun kenyataannya, harga sepeda motor matik berada pada kisaran Rp 14 juta - Rp 17 juta.
Yamaha: di Asia Tenggara, harga motor matik Indonesia paling murah
Yamaha menolak jika harga motor matik yang dipatok perusahaannya disebut mahal.
Advertisement
Rekomendasi