Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengundang 13 pengusaha Jepang yang tergabung dalam Japan External Trade Organization (JETRO) ke Kantornya, Jakarta. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menarik investasi di industri perikanan Indonesia.
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, dalam forum ini, pemerintah Indonesia membuka peluang kesempatan bisnis bagi pelaku usaha baik Indonesia dan Jepang. Setidaknya, ada beberapa sektor yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan oleh kedua negara.
"Di sini ada 13 perusahaan yang diprakasai oleh Jetro yang bergerak di sektor manufacturing, cold storage dan logistik. Mudah-mudahan, teman teman bisa bertemu dan bisa menghasilkan bisnis-bisnis opportunity yang bisa di eksekusi dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang," katanya dalam Indonesia Japan business and Investmen Forum, di Kementerian KKP, Jakarta, Selasa (29/1).
Rifky mengatakan, ada tiga area yang sekiranya akan disoroti oleh Indonesia yakni di bidang logistik, rantai dingin dan processing. Sebab, selama ini ekspor Indonesia ke Jepang lebih banyak dilakukan dari di wilayah Jakarta, Surabaya dan Bali.
"Kita ingin mengembangkan lagi direct logistik dari Indoensia sebelah timur, mungkin pulau Sulawesi dulu bisa di Makassar dan Belitung. Besok delegasi Jetro juga akan berkunjung ke Sulawesi Utara Pulau Manado dan Belitung serta Makassar. Semoga Jepang bisa menambahkan dan mengembangkan potensi-potensi bisnis yang bisa dikembangkan bersama," sebutnya.
Sekretaris Jenderal KKP, Nilanto Perbowo menambahkan, hubungan antara Pemerintah Indonesia dan Jepang sendiri sebetulnya sudah cukup lama. Dengan demikian, dirinya berharap melalui forum ini dunia usaha kedua negara akan meningkat lebih baik lagi dari periode-periode sebelumnya.
"Hubungan kerja sama kita dengan Jepang bentuk kerja sama 60 tahun lalu. Kita ketahui betul bahwa investasi perikanan Jepang ke Indonesia mengalami pasang surut secara keseluruhan hubungan ekonomi di bidang perikanan kita. Namun demikian kita wajib bersama sama menjaga harmoni kerjasama di bidang perikanan antara Indonesia dan jepang. Ini ketiga kalinya bertemu dengan Jetro," paparnya.