Sri Mulyani Pastikan Penyaluran Bantuan Internet akan Terlambat Imbas Pendataan Ulang

Sampai tanggal 30 Juli, Sri Mulyani mencatat realisasi penggunaan dana PEN untuk perlindungan sosial baru Rp91,84 triliun. Hanya 49,2 persen dari pagu yang dianggarkan yakni Rp186,64 triliun. Dia mengaku realisasi ini akan dipercepat mulai Agustus hingga Desember tahun ini.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Sri Mulyani Pastikan Penyaluran Bantuan Internet akan Terlambat Imbas Pendataan Ulang
Menkeu Sri Mulyani rapat dengan Komisi XI DPR. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penyaluran bantuan sosial berupa paket internet kepada pelajar, mahasiswa, guru dan dosen akan mengalami keterlambatan. Alasannya, pemerintah perlu melakukan pendataan ulang karena adanya pergerakan siswa yang lulus sekolah dan siswa baru.

"Saya sudah bertemu dengan Menteri Agama dan Menteri Pendidikan, penyaluran ini butuh registrasi karena ada pergerakan siswa," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers KSSK Triwulan III-2021, Jakarta, Jumat (6/8).

Selain memberikan bantuan paket data, Pemerintah juga akan memberikan bantuan pembiayaan kuliah bagi mahasiswa. Hal ini bertujuan agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan dan tidak terancam berhenti karena terkendala biaya.

"Ada pemberian biaya kuliah sekali buat mahasiswa biar tidak drop out," kata dia.

Program ini, kata bendahara negara akan mulai direalisasikan pada sisa paruh kedua tahun ini. Sumber dananya pun berasal dari anggaran pemulihan ekonomi nasional.

"Ini akan berlangsung pada triwulan ketiga dan keempat. Ini bisa menyerap anggaran buat PEN," kata dia.

Sampai tanggal 30 Juli, Sri Mulyani mencatat realisasi penggunaan dana PEN untuk perlindungan sosial baru Rp91,84 triliun. Hanya 49,2 persen dari pagu yang dianggarkan yakni Rp186,64 triliun. Dia mengaku realisasi ini akan dipercepat mulai Agustus hingga Desember tahun ini.

Beberapa diantaranya melalui tambahan untuk 5 juta penerima bantuan sosial berupa kartu sembako dan 10 juta kelompok penerima bantuan sosial lainnya. Termasuk juga untuk paket internet bagi para pelajar, mahasiswa, guru dan dosen. Begitu juga dengan subsidi listrik yang diperpanjang hingga Desember dan bantuan upah bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta.

Rekomendasi