Respons lucu Menteri Basuki saat ditanya pembangunan terowongan Malaysia-Sumatera

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menegaskan belum ada pembahasan maupun tawaran dari pihak Malaysia terkait wacana pembangunan proyek terowongan bawah laut yang menghubungkan dua wilayah di dua negara, yakni Bagan Datuk, Malaysia dan Sumatera, Indonesia.

Liputan6.com
Oleh Liputan6.com - Reporter
Respons lucu Menteri Basuki saat ditanya pembangunan terowongan Malaysia-Sumatera
Jokowi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. ©2018 humas kemenpupera

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menegaskan belum ada pembahasan maupun tawaran dari pihak Malaysia terkait wacana pembangunan proyek terowongan bawah laut yang menghubungkan dua wilayah di dua negara, yakni Bagan Datuk, Malaysia dan Sumatera, Indonesia. Agar meyakinkan, Menteri Basuki bahkan berani bersumpah.

"Belum ada sama sekali, suwer! (pembahasan bangun terowongan bawah laut). Gubernur juga belum menyampaikan. Beberapa waktu lalu saya dan Presiden (Jokowi) sudah bertemu dengan pak Gubernur (Kepulauan Riau), itu kan jembatan Batam-Bintan. Tapi soal terowongan dari Malaysia itu tidak ada," tegas Menteri Basuki di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (23/3).

Dia menduga, isu soal terowongan bawah laut dari Malaysia ke Sumatera itu kemungkinan hanyalah kabar yang digulirkan oleh segelintir orang saja. "Officially dan unofficially, belum ada yang ketemu kami, baik dari pihak Indonesia ataupun Malaysia. Begitu pun partner Malaysia yang ada di dalam negeri," kata Menteri Basuki.

Sebelumnya, pemerintah Malaysia berencana membangun terowongan bawah laut hingga Sumatera, Indonesia. Proyek tersebut diperkirakan menelan USD 20 miliar atau setara Rp 275 triliun (Rp 13.764 per USD).

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6

Rekomendasi