Pengusaha prediksi Bank Indonesia akan kembali naikkan suku bunga acuan
Merdeka.com - Pengusaha memprediksi Bank Indonesia (BI) akan kembali menaikkan suku bunga acuan. Hal ini dinilai wajar dengan melihat kondisi seperti saat ini.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani mengatakan, kenaikan suku bungan ini akan berdampak pada biaya yang harus dikeluarkan para pelaku usaha.
"Kita sih sudah mempertimbangkan ini sejak lama, bahwa ini akan naik. Kita pun melihat tahun depan pun masih akan naik. Cost of fund kita pasti akan naik," ujar dia di Jakarta, Selasa (23/10).
Jika biaya ini naik, maka perusahaan harus melakukan penyesuaian, seperti menaikkan harga produknya atau mengurangi keuntungan. Hal ini menjadi risiko yang harus ditanggung pelaku usaha.
"Kalau cost kita naik bagaimana menyiasatinya ya sebenarnya cuma tiga hal. Satu, kita pass on itu cost-nya kepada end user, kepada customer. Kedua kita cut margin kita. Ketiga, ya kombinasi dua itu tapi intinya kita sudah akan memasukkan faktor ini event untuk tahun depan," kata dia.
Menurut Rosan, setiap perusahaan memiliki strategi sendiri dalam mengantisipasi kenaikan suku bunga ini. Namun dia berharap kenaikan tersebut bisa membuat nilai tukar lebih stabil.
"Ya kan setiap perusahaan berbeda lah. Tapi kan di satu sisi ada perusahaan yang dengan kenaikan ini tidak ada kenaikan terlalu banyak, perusahaan-perusahaan seperti natural resources buat mereka sih happy-happy saja, ekspor, mata uang kita dilevel segini oke-oke saja," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya