Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II akan melakukan kerja sama dengan PT Pelindo I dan PT Pelindo IV, untuk pembangunan 24 pelabuhan di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mempercepat rencana pemerintah merealisasikan proyek tol laut."Kalau Pelindo I atau IV diminta untuk pegang itu sendiri tidak akan mampu, karena permodalannya tidak cukup. Jalannya adalah dengan bekerja sama bersama Pelindo II, yang pendanaannya lebih kuat," kata Rini dalam Focus Group Discussion (FGD) Roadmap BUMN 2015-2019 di KM Kelud, Sabtu (21/11).Nantinya, Pelindo II akan ikut andil dalam mengoperasikan pelabuhan tersebut. Direktur Utama Pelindo II R.J. Lino mengatakan, melalui kerja sama ini akan dibentuk anak usaha patungan (joint venture). Pelindo II akan menguasai 70 persen kepemilikan saham perusahaan tersebut.Mengenai pendanaan, dia menyebutkan total dana perusahaan yang berada di perbankan saat ini mencapai Rp 18,5 triliun. Selain itu, perseroan masih mempunyai ruang untuk menerbitkan surat utang hingga Rp 50 triliun."Saat dibutuhkan, akan kita terbitkan. Untuk pembuka, kami akan mulai pembangunan pelabuhan di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, yang ditargetkan bisa menjadi international hub," jelasnya.Selain itu, pelabuhan lainnya yang juga menjadi prioritas pada tahun depan terletak di Makassar, Sulawesi Selatan. Meski begitu, belum ada lokasi spesifik untuk pembangunan pelabuhan tersebut.Selain di lokasi tersebut, pembangunan pelabuhan juga akan dilakukan di Sorong, Cirebon, Kalimantan Barat, Sumatra Selatan, Manokwari, Ambon, Tarakan, Aceh."Kami usulkan di luar kota. Jadinya bisa tumbuh pusat pengembangan baru," pungkasnya.
Pelindo bentuk anak usaha bangun 24 pelabuhan di Indonesia
Hal ini dilakukan untuk mempercepat rencana pemerintah merealisasikan proyek tol laut.
Rekomendasi