Opsi kilang laut Blok Masela gugur, Menteri ESDM bantah mundur

"Urusan masih banyak dan kerjakan pekerjaan kita, nggak ada mundur lah."

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Opsi kilang laut Blok Masela gugur, Menteri ESDM bantah mundur
Menteri Sudirman Said. ©2014 Merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said membantah rumor mengenai pengunduran dirinya selepas Presiden Joko Widodo memutuskan proyek kilang darat untuk pengembangan Blok Masela.

"Urusan masih banyak dan kerjakan pekerjaan kita, nggak ada mundur lah," katanya saat konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (24/3).

Dia mengklaim bersifat netral terkait opsi pengembangan Blok Masela. Padahal, berdasarkan pemberitaan selama ini, Sudirman cenderung mendukung opsi pembangunan kilang gas alam cair terapung atau offshore.

Sementara, Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mendukung opsi pengembangan kilang darat atau onshore

"Saya netral dari awal tidak ada minta onshore offshore," katanya.

"Kemarin, presiden telah mnyampaikan setelah menerima masukan, yaitu membangun kilang di darat. Beliau percaya kilang darat memberikan dampak ekonomi dan pengembangan wilayah."

Sudirman memastikan bakal menindaklanjuti keputusan presiden tersebut. Diantaranya, meminta SKK migas merisi rencana pengembangan Blok Masela.

"Kami kirim surat ke SKK Migas mengusulkan revisi plan of development berdasarkan onshore," katanya. "Kami persilakan investor menghitung kembali biaya investasi. Jangan ada penundaan yang terlalu panjang."

Rekomendasi