Menteri Susi tak ingin bisnis perikanan identik cuma untuk orang tua

"Kita selalu identikan kalau sektor ini tak punya harapan dan selalu merugi," kata Sekretaris Jenderal KKP, Sjarief W.

Pramirvan Datu Aprillatu
Menteri Susi tak ingin bisnis perikanan identik cuma untuk orang tua
demo nelayan. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berharap pengembangan pada bisnis kelautan dan perikanan bisa mengubah pandangan kalau sektor ini masih didominasi oleh orang-orang tua. Pemerintah ingin nantinya program Menteri Susi dapat merangsang generasi muda berkecimpung di sektor ini."Kita selalu identikan kalau sektor ini tak punya harapan, selalu merugi, dan cuma orang-orang tua yang mau berkecimpung di bidang ini. Sekarang pengembangan bisnis harus secara profesional," tutur Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sjarief Widjaja, kepada wartawan di Kantornya, Jakarta, Selasa (8/3).Pemerintah, lanjutnya, siap membangun infrastruktur maupun pengembangan transportasi di wilayah sentra kelautan dan perikanan terpadu. Syarief mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa kementerian mendorong program Pelaksanaan Pembangunan Sentra Kelautan Terpadu."Semua kementerian lain terlibat. Pasti bakal libatkan Bea Cukai, imigrasi, karantina," kata Syarief.Pihaknya mengaku juga mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) membangun akses infrastruktur sektor kelautan dan perikanan tahun ini. "Dari Kemenhub kita minta tipe-tipe pesawat model ATR, model 20 penumpang cukup, jadi nanti kita bisa kurangi harga yang lebih murah, konsepsi distribusi pinggir Indonesia, kita tak perlu ke Jakarta, jadi nanti kita buka-buka dengan pemda setempat," tuturnya.Syarief menambahkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diminta membangun pusat listrik pendukung industri gudang beku, pengelolaan ikan maupun pelabuhan-pelabuhan.

Rekomendasi