Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Luhut: Baru 4 Tahun Pemerintahan Jokowi Sudah Bangun 671 Kilometer Jalan Tol

Menko Luhut: Baru 4 Tahun Pemerintahan Jokowi Sudah Bangun 671 Kilometer Jalan Tol Jokowi. ©2018 kapanlagi.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pembangunan jalan tol di Indonesia selama Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla mencapai 671 Kilometer (Km).

"Sekarang, baru empat tahun Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah membangun jalan tol 671 Kilometer," kata Luhut di sela-sela meninjau percepatan pembangunan proyek Bandara NYIA di Kulon Progo.

Dikutip dari Antara, Luhut mengatakan tidak bermaksud membanding-bandingkan, tetapi pemerintah saat ini berupaya melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Memang, orang tidak makan benton, itu betul. Tapi makanan lewat di atas beton itu sehingga harga pangan turun. Kalau jalan tol tidak ada, harga pangan naik karena biaya transprotasi mahal. Jadi infrastruktur itu merupakan hal yang sangat vital dalam suatu negara supaya ekonominya maju," katanya.

Luhut mengatakan pada 2019, Presiden Jokowi akan memfokuskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) untuk mengimbangi pembangunan infrastruktur saat ini. "Pembangun infrastruktur dan SDM harus seimbang supaya saling mengisi," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur yang diprioritaskan pemerintah selama periode 2015-2018 merupakan pilihan logis untuk mengejar ketertinggalan daya saing infrastruktur Indonesia.

"Mengingat daya saing infrastruktur Indonesia yang rendah dibanding banyak negara lain, prioritas pembangunan infrastruktur merupakan sebuah pilihan logis," kata Menteri Basuki.

Menurut dia, pemerintahan pada era Presiden Joko Widodo telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah melalui 245 Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan didukung baik, melalui APBN, BUMN, maupun pihak swasta sebagai mitra.

Proyek tersebut, menurut dia, antara lain 64 ruas tol, 51 bendungan, 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), 7 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), dan Program Satu Juta Rumah.

Dia mengatakan, dalam kurun empat tahun terakhir (2015-2018) percepatan pembangunan infrastruktur bisa dilaksanakan pemerintahan Jokowi saat ini secara lebih merata. "(Pembangunan infrastruktur) tidak hanya di Pulau Jawa dan Pulau Bali, tetapi di seluruh Indonesia," kata Basuki. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP