Menhub Budi sidak kereta Bandara Soekarno-Hatta usai alami mogok Kamis malam

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi langsung mengadakan peninjauan langsung kereta mogok tersebut di Stasiun Manggarai. Adapun penyebab mogoknya kereta bandara tadi malam masih belum diketahui, sebab, masih dalam penelitian. Menhub Budi mengecek kondisi fasilitas perkeretaapian di Stasiun Manggarai.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Menhub Budi sidak kereta Bandara Soekarno-Hatta usai alami mogok Kamis malam
menhub Budi tinjau penyebab mogoknya KA Bandara. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sempat mogok pada Kamis malam (1/3) sekitar pukul 19.10. Saat kereta hendak berangkat dari Stasiun Batu Ceper, Tangerang menuju Stasiun Bandara Soekarno-Hatta listrik di dalam kereta tiba-tiba padam.

Menindaklanjuti hal tersebut, pagi ini Jumat (2/3), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi langsung mengadakan peninjauan langsung kereta mogok tersebut di Stasiun Manggarai. Adapun penyebab mogoknya kereta bandara tadi malam masih belum diketahui, sebab, masih dalam penelitian.

"Hari ini mereka akan melakukan penelitian. Besok jam 2 saya minta laporannya," kata Menhub Budi.

Menhub Budi meninjau kereta bandara didampingi oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dan Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto.

Peninjauan dimulai sekitar pukul 09.10 WIB. Menhub Budi mengecek kondisi fasilitas perkeretaapian di Stasiun Manggarai. Dia juga sempat menyapa para penumpang KRL dan melambaikan tangannya.

Selain meninjau fasilitas, Menhub Budi juga menyempatkan diri berbincang-bincang dengan masinis kereta bandara.

Sebagai informasi, Railink melaporkan ketika kereta bandara berangkat dari Stasiun Sudirman Baru alias BNI City belum memberikan tanda-tanda atau indikasi gangguan.

Perusahaan menjelaskan kalau kejadian ini baru pertama kali dialami. Selama dua bulan beroperasi, belum pernah kereta bandara mati di saat mengangkut penumpang. Tapi dia memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu jadwal kereta bandara pada jadwal berikutnya.

Rekomendasi