Ma'ruf Amin Sayangkan Indonesia Masih Menjadi Konsumen Produk Halal Terbesar Dunia

Wapres berharap Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, melainkan memiliki peran dalam hal produksi produk halal. Sebab, dari data yang ada terlihat, pangsa pasar industri halal domestik sangat besar, termasuk dengan pangsa pasar global.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Ma'ruf Amin Sayangkan Indonesia Masih Menjadi Konsumen Produk Halal Terbesar Dunia
Maruf Amin. ©2019 dok.Setwapres RI

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin menyayangkan Indonesia masih menjadi konsumen produk halal di dunia. Bahkan, pada 2018 Indonesia tercatat telah membelanjakan USD 214 miliar khusus untuk produk makanan dan minuman halal atau mencapai 10 persen dari pangsa produk halal dunia.

"Dan ini merupakan konsumen terbesar dibandingkan dengan negara-negara mayoritas muslim lainnya," kata Wapres dalam Peresmian Peluncuran Program Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Manajemen Halal bagi UMKM, secara virtual di Jakarta, Selasa (20/10).

Wapres berharap Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, melainkan memiliki peran dalam hal produksi produk halal. Sebab, dari data yang ada terlihat, pangsa pasar industri halal domestik sangat besar, termasuk dengan pangsa pasar global.

Apalagi, visi pengembangan industri halal Indonesia adalah selain untuk mengisi kebutuhan domestik yang sangat besar, juga untuk memperluas peran dalam perdagangan produk halal global.

"Kita harus dapat memanfaatkan potensi pasar halal dunia ini dengan meningkatkan ekspor kita yang saat ini baru berkisar 3,8 persen dari total pasar halal dunia," sebutnya.

Pasar global memiliki potensi yang sangat besar. Pada tahun 2017 saja produk pasar halal dunia mencapai USD 2,1 triliun. Diperkirakan jumlah itu akan berkembang terus menjadi USD 3 triliun pada tahun 2023.

Rekomendasi