Konsumsi bahan bakar pesawat terbang atau Aviation Turbine Fuel (avtur) mengalami peningkatan selama musim mudik Lebaran tahun ini. Penggunaan avtur naik 10 persen dibanding hari biasa.
VP Corporate Communication PT Pertamina Wianda Pusponegoro menuturkan, peningkatan konsumsi avtur sejalan dengan tingginya volume penerbangan selama musim mudik.
"Penggunaan avtur selama mudik 10.000 kilo liter per hari. Naik 10 persen (dibanding hari biasa)," jelas dia.
Meskipun penggunaan avtur cukup tinggi selama musim mudik, stok atau ketersediaan avtur masih aman. "Tapi stok bagus dan aman, stok avtur ada di atas dua puluh hari," katanya.
Selama musim mudik kemarin Pertamina juga mengklaim tidak terjadi kelangkaan BBM untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Pertamina mengaku tidak menghadapi kendala berarti dalam proses distribusi dan penyaluran BBM.
Wianda menceritakan, selama musim mudik, Pertamina terus melakukan pemantauan dengan satuan tugas (satgas) untuk memastikan pasokan tetap terjaga dengan baik.
"Kita pantau di wilayah utamanya Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat dan Jawa Timur. Saya juga sudah ketemu dengan General Manager masing-masing mereka bilang kondisinya terkendali. Karena kita dari sisi stok masih cukup," paparnya.
Saat ini Pertamina fokus mengamankan pasokan BBM selama arus balik. Pertamina berjanji mempercepat distribusi dengan mengerahkan mobil tangki pengisian.
"Mobil tangki harus banyak khususnya di Tol Cipali tadi," ucapnya.