Kementerian BUMN pastikan kecelakaan kerja Tol Becakayu tak ganggu proyek lain
Merdeka.com - Deputi Kementerian BUMN, Ahmad Bambang memastikan insiden kecelakaan kerja proyek tol Becakayu tidak akan mengganggu proyek infrastruktur lain, yang saat ini tengah dikerjakan pemerintah.
"Enggak, enggak (mengganggu). Tapi tetep harus review ulang semua," katanya Kantor proyek Becakayu Waskita Karya, Jakarta, Selasa (20/2).
Dia mengatakan, tiang di tol Becakayu tersebut merupakan peninggalan investor yang sebelumnya, sehingga harus dilakukan pengecekan kembali.
"Semuanya ini tiang lama ya, peninggalan investor sebelumnya. Bukan yang baru, peninggalan investor sebelumnya yang macet. Nah itu makanya harus cek total," jelasnya.
Pada proyek tersebut, Waskita Karya bukan hanya sebagai kontraktor tapi juga sebagai investor. Oleh karena itu, Waskita berusaha membangun dengan hasil yang bagus agar bisa menguntungkan.
"Kalau sebagai investor, kalau kamu mau bangun rumah, kira-kira mau bikin bagus atau enggak? Pasti harus bagus. Mereka dapat uang kembali dari operasi. Kalau saat operasi, biaya perawatannya mahal karena kualitasnya enggak bagus, dia rugi sendiri dong," ujar Ahmad.
Kementerian BUMN, kata dia, tetap melakukan koordinasi dengan Waskita. Mengingat Kementerian BUMN merupakan pembina setiap proyek-proyek yang ditangani oleh BUMN.
"Kementerian BUMN kan pembina proyek BUMN, pembina teknisnya ada di PUPR, pemilik proyeknya ada Kementerian Perhubungan, ini koordinasi dulu," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya