Jokowi: Banyak yang bilang mustahil 35.000 MW dibangun dalam 5 tahun

"Sekali lagi ini bukan target tapi kebutuhan," kata Jokowi

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Jokowi: Banyak yang bilang mustahil 35.000 MW dibangun dalam 5 tahun
Presiden Jokowi. ©Setpres RI/Cahyo

Presiden Joko Widodo menyatakan proyek pembangkit listrik 35.000 MW merupakan sebuah kebutuhan yang harus direalisasikan. Meski begitu, dia mengakui proyek tersebut dianggap terlalu mustahil bagi pelbagai pihak. Sebab, selama 70 tahun saja baru dibangun pembangkit dengan kapasitas 53.000 MW.

"Ini kok dalam lima tahun mau tambah 35.000 MW, apa mungkin, sekali lagi ini bukan target tapi kebutuhan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/6).

Hal itu diungkapkan Jokowi saat mengundang Asosiasi Kontraktor Mekanikal dan Elektrikal Indonesia (AKLI) dan Asosiasi Profesionalis Elektrikal Indonesia (APEI) ke Istana Negara. Dalam acara tersebut, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kepada kedua Asosiasi tersebut untuk ikut terlibat dalam proyek 35.000 MW.

‎"Saya akan senang sekali kalau yang 35.000 mw ini semua anggtota AKLI dan APEI semua terlibat dalam proyeknya," katanya.

‎Jokowi pun telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bekerja lebih keras. Pengerjaan dilakukan dengan tiga shift, mulai pagi, siang sampai malam hari. ‎

Jokowi menambahkan apabila proyek 35.000 mw sudah selesai, maka AKLI dan APEI bisa mendistribusikannya ke industri hotel, rumah tangga, dan lainnya.

"Jangan berpikir investor besar asing, tapi bisa mikro yang bisa memgembangkan usahanya sudah investor, usaha menengah yang mengembangkan usaha juga investor," tukasnya.

Rekomendasi