Pemerintah memutuskan akan menggunakan 12 gambar Pahlawan Nasional sebagai desain utama pada bagian depan mata uang Rupiah kertas maupun logam. Langkah tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada para pahlawan.
Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang BI, Suhaedi membeberkan alasan perubahan gambar pada seluruh mata uang Rupiah. Gambar baru yang dicantumkan dalam Rupiah telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden Joko Widodo.
"Gambar pahlawan itu sesuai keputusan Presiden dengan rekomendasi Kementerian terkait dan Bank Indonesia. Tentu mempertimbangkan bhineka. Kalau dilihat yang ditetapkan pahlawan dari pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Papua ini merupakan representasi RI," ucap Suhaedi di kantornya, Jakarta, Kamis (15/9).
Bank Indonesia sudah mendapatkan izin dari ahli waris dari masing-masing pahlawan yang akan dicantumkan. Ini untuk mengantisipasi tuntutan-tuntutan yang tidak diharapkan nantinya.
"Jadi saat penerbitannya nanti akan bersamaan, dan ketika itu sudah ada di kantor-kantor perwakilan Bank Indonesia di seluruh wilayah. Mekanismenya sama kayak pengedaran Uang NKRI pecahan Rp 100 ribu sebelumnya," paparnya.
Uang Rupiah desain baru ini nantinya akan dinamakan Uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sayangnya, Suhaedi belum bisa menjelaskan kapan uang ini akan selesai dicetak dan kemudian diedarkan. Saat ini tahapan masih dalam proses desain. Setelah ini nanti baru diserahkan ke Perum Peruri untuk dicetak sesuai dengan kapasitasnya.