Pandemi Covid-19 telah memberikan banyak perubahan pada tatanan kehidupan masyarakat di segala aspek, terutama ekonomi. Semenjak virus ini semakin mewabah, semua kegiatan yang berbentuk pertemuan, acara pertunjukan, dan konferensi dibatalkan.
Hal ini menyebabkan sektor bisnis Meeting, Incentives, Conferences, Exhibitions (MICE) menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi. Meskipun begitu, keadaan yang sulit ini semakin mendorong para pemilik perusahaan di sektor MICE untuk berinovasi memanfaatkan teknologi dan mengalihkan produknya menjadi virtual.
Hal inilah yang juga dilakukan oleh International Global Network. International Global Network adalah sebuah perusahaan yang berfokus pada pengembangan diri pemuda melalui konferensi internasional yang memberikan kesempatan bagi generasi muda di seluruh dunia untuk meningkatkan keterampilan dan meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu global.
Salah satu dari banyak konferensi internasional yang sudah digagas International Global Network adalah Asia Youth International Model United Nations.
Chief Executive Officer (CEO) International Global Network, Muhammad Fahrizal, menyadari dampak pandemi benar-benar menyulitkan International Global Network untuk bergerak. Meskipun begitu, keadaan sulit akibat pandemi ini tidak membuatnya menyerah dengan keadaan.
Didasari dengan keinginan yang kuat, Fahri semakin terdorong untuk terus berinovasi di tengah pandemi ini agar tetap dapat memberikan yang terbaik serta membantu para pemuda dari seluruh dunia dalam mewujudkan mimpi-mimpinya.
Hingga saat ini, Fahri bersama timnya sudah berhasil mengembangkan dan menjalankan beberapa program virtual international conference untuk pemuda. Fahri selalu percaya bahwa niat yang tulus untuk memberi manfaat positif kepada orang lain akan terus melancarkan jalan International Global Network untuk selalu berkembang ke depannya.
"Saya ingin International Global Network menjadi sebuah platform yang dapat menghubungkan anak-anak muda di seluruh dunia serta memberi kesempatan bagi mereka untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Dengan dasar itu, saya yakin International Global Network akan terus berkembang dan menjadi lebih baik dari sebelumnya," ucap Fahri, di Jakarta, Jumat (6/11).
Diketahui, Asia Youth International Model United Nations merupakan sebuah konferensi internasional dalam bentuk simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang ditujukkan kepada pemuda di seluruh dunia untuk mengaktualisasikan dirinya, mempertajam pengetahuan tentang dunia internasional, meningkatkan kapasitasnya, serta menyuarakan pendapatnya untuk menciptakan solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan dunia.
Asia Youth International Model United Nations sudah berhasil dilaksanakan empat kali sejak 2017 hingga 2020. Secara total, hingga saat ini, Asia Youth International Model United Nations sudah menerima 71.638 pendaftar dan memiliki 3.717 alumni dari 112 negara di dunia.
Pada 6-8 November 2020, Asia Youth International Model United Nations akan kembali diadakan dengan konsep virtual conference dengan nama Asia Youth International MUN Virtual Conference. Konferensi internasional ini telah dikonfirmasi akan diikuti oleh 1018 delegasi dari 51 negara.