Pelaku industri otomotif nasional menyambut baik kerja sama pengembangan mobil nasional antara Indonesia dan Malaysia. Kendati hal itu bakal membuat pasar otomotif di tanah air bakal semakin ramai.
Ketua IV Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Rizwan Alamsjah mengaku belum mengetahui detil mengenai kerja sama bilateral tersebut. Namun, dia tak khawatir jika lewat kerja sama itu pemerintah ingin menghidupkan kembali ide mengenai mobil nasional.
"Ya tidak masalah. Ini malah bagus, akan meyehatkan persaingan dunia otomotif," kata Rizwan Alamsjah kepada merdeka.com, Minggu (8/2).
Seperti diberitakan, Chief Executive Officer (CEO) PT Adiperkasa Citra Lestari A.M Hendropriyono dan CEO Proton Datuk Abdul Harits Abdullah meneken perjanjian kerja sama perintisan mobil nasional di Indonesia, di Malaysia, Jumat (6/2). Momentum ini disaksikan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Bin Tun Abdul Razak.
Kedua perusahaan bakal melakukan studi kelayakan selama tiga bulan terkait prospek investasi di Indonesia. Menurut Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, lewat kerja sama itu, Malaysia ingin menjadikan proton sebagai mobil nasional dan Asean.