Rencana PT Pertamina mengambil alih kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) hanya menjadi angan. Sebab, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil berencana membangkrutkan atau mempailitkan kilang di Tuban itu.
Dari penuturan Sofyan, masalah di TPPI sangat kompleks. Salah satunya utang yang sudah menggurita.
"Pilihannya dipailitkan. Besi tua dijual saja. Pilihan lain tidak ada lagi. Ini utangnya selangit," ucap Sofyan di Kantornya, Jakarta, Selasa (13/1).
Sofyan menyebut masalah TPPI rumit. Pemerintah tidak punya pilihan lain selain membangkrutkan perusahaan tersebut. Dari pengakuan Sofyan, rencana ini sudah ada sejak dia menjabat Menteri BUMN atau sekitar 10 tahun lalu.
"Ini tertunda, dulu saya menteri BUMN sudah mau pailitkan. Kondisi rumit sekali pailitkan itu jalan keluarnya dan asetnya dibagi pemegang saham," tegasnya.
Dia menjelaskan, rekomendasi Tim Transformasi Tata Kelola Migas agar Kilang TPPI diakuisisi Pertamina, tidak bisa dijalankan. Sebab, Pertamina akan kesulitan masalah keuangan serta masalah hukum.
"Kendala masalah begitu rumit. Kita juga akan lelang kalau ada yang mau, itu kan dipailitkan. Pertamina engga semudah itu. Dari saya jadi menteri BUMN saya mau mempailitkan tapi tertunda. Kita segera lihat administratifnya," tutupnya.