Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa tragedi gizi buruk yang terjadi di Asmat, Papua adalah teguran untuk pemerintah daerah setempat.
"Tentunya ini teguran yang sangat keras buat pemerintah daerah karena dia punya tanggung jawab yang tidak dijalankan dengan baik," kata Menteri Bambang, di kantornya, Rabu (7/2).
Dia menambahkan, pemerintah pusat sudah menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk provinsi yang terletak di Indonesia bagian Timur tersebut.
Tak tanggung-tanggung alokasi anggaran kementerian/lembaga ke Papua pada 2016 saja mencapai Rp 20 triliun. Meski demikian, anggaran tersebut tidak merata diserap oleh seluruh daerah di Papua.
"Hampir 50 persen (Rp 10 Triliun) itu numpuk di 5 kabupaten. Kita ingin alokasi anggaran kementerian dan lembaga yang ada di Papua itu benar-benar tersebar dengan baik sesuai dengan kebutuhan berbagai kabupaten yang ada di Papua. Jadi tidak menumpuk," tegasnya.
Bambang pun berharap pemerintah daerah Papua bisa melakukan alokasi anggaran yang baik dan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. "Jadi kita harapkan ke depan tidak ada lagi pemerintah kabupaten di papua yang lalai memerhatikan kesejahteraan masyarakatnya."