Awasi truk kelebihan muatan, pemerintah targetkan 91 jembatan timbang beroperasi 2019

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, menargetkan pada 2019 nanti sudah ada 91 jembatan timbang yang beroperasi. Diharapkan dengan demikian pengawasan dan pelayanan terhadap kendaraan kelebihan dimensi dan kelebihan muatan dapat menjadi lebih baik lagi.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Awasi truk kelebihan muatan, pemerintah targetkan 91 jembatan timbang beroperasi 2019
Jembatan timbang. ©istimewa

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, menargetkan pada 2019 nanti sudah ada 91 jembatan timbang yang beroperasi. Diharapkan dengan demikian pengawasan dan pelayanan terhadap kendaraan kelebihan dimensi dan kelebihan muatan dapat menjadi lebih baik lagi.

"Sampai 2018, 43 jembatan timbang akan saya hidupkan. Sudah siap dan saya akan bangun juga, yang Medan sudah siap dibangun, kemudian di Balonggandu akan saya hidupkan lagi," ujarnya di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (17/7).

Dia juga mengatakan pihaknya bakal merelokasi sejumlah fasilitas jembatan timbang. Hal ini disebabkan ada jembatan timbang yang secara ukuran dinilai terlampau kecil.

"Mungkin saya akan melakukan evaluasi, dan kemudian nanti untuk relokasi pasti ada. Seperti Ajibarang. Ajibarang kan kecil, seperti di Purwokerto," ungkapnya.

Selain pertimbangan menyangkut luas lahan, lokasi fasilitas jembatan timbang akan dievaluasi lagi. Dengan demikian, jembatan dapat ditempatkan di lokasi yang saja strategis.

"Dalam satu jalur, katakan pengawasan 30 km. Tempatnya di pinggir semua, di kiri semua, kan tidak pas. Satu kiri satu kanan, kayak yang di Widang. Di Lamongan sebelah kiri dari arah Tuban, berarti yang kena dari arah Tuban semua. Satu akan saya pindahkan ke arah kanan. Sehingga dari Surabaya Gresik itu akan kena," jelas dia.

Rekomendasi