Peristiwa gunung meletus terjadi karena endapan magma di dalam perut bumi terdorong keluar oleh gas dengan tekanan tinggi.Gunung meletus berarti ada suatu sistem saluran fluida panas atau batuan yang bentuknya cair atau bisa dikenal lava.
Memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan, menjalar ke atas bersama endapan material lain. Lalu bagaimana bisa terjadi gunung meletus? Berikutpenyebab gunung meletus dari berbagai sumber:
Advertisement
Suhu Kawah Meningkat Tajam
Melansir dari ilmugeografi.com, bahwa ketika suhu kawah meningkat lebih panas secara signifikan bisa menjadi penyebab gunung meletus. Selain itu, pada kondisi ini para hewan akan mulai khawatir mencari tempat pindah, lalu tanda lain dengan berkurangnya air tanah di sekitar gunung, hingga kering.
Suhu panas ini sebagai tanda dari magma yang telah naik mencapai lapisan kawah paling bawah, kemudian mempengaruhi suhu kawah keseluruhan.
Advertisement
Gerakan Lempeng Bumi
2016 Merdeka.comSebagian besar masyarakat menganggap bahwa gerakan lempeng bumi yang berasal dari gerakan tektonik akan menimbulkan gempa.Dari sisi lain, ternyata bergesernya lempeng di bawah gunung berapi bisa meningkatkan tekanan pada dapur magma untuk terdorong ke atas hingga tepat berada di bawah kawah. Hingga akhirnya menimbulkan kondisi sama seperti di atas.
Advertisement
Lempeng Bumi Berdesakan
Penyebab gunung meletus selanjutnya, masih mengenai lempeng bumi. Masih dari kutipan yang sama, ketika terjadi tekanan besar yang mendorong dan menekan, lalu menimbulkan berbagai gejala vulkanik, tektonik, dan meningkatkan aktivitas geologi gunung.Wilayah pegunungan menjadi zona lempeng bertemu. Ketika terjadi lempeng yang berdesakan, maka perubahan struktur dalam gunung berapi tidak dapat dihindari.Lempeng menjadi bagian dari kerak bumi yang terus bergerak setiap saat tanpa diduga.
Advertisement
Meningkatnya Gempa Vulkanik
Semakin seringnya gempa vulkanik atau gempa bumi akibat aktivitas vulkanisme atau kegunungapian, maka semakin besar pula gunung memuntahkan lava dan meletus.Gempa vulkanik terjadi karena aktivitas magma dalam perut bumi. Penyebab gunung meletus jika terjadi gempa berkali-kali yang tercatat di alat pengukur getaran gempa bumi atau seismograf.
Selain itu, adanya peningkatan aktivitas Seismik dan kejadian vulkanis lain, jadi penyebab pergerakan magma, hidrotermal untuk memicu gunung meletus.
Advertisement
Deformasi Badan Gunung
Penyebab gunung meletus berikutnya berasal dari terjadinya deformasi badan gunung. Deformasi merupakan perubahan bentuk badan gunung berapi, salah satunya menggembungnya permukaan tubuh akibat aktivitas magma.Mengutip dari ilmugeografi.com, deformasi ini disebabkan dari meningkatnya gelombang magnet dan listrik sehingga menyebabkan perubahan struktur lapisan batuan gunung.
Kemudian mempengaruhi bagian dalam, yakni dapur magma yang volumenya mengecil. Akibat lain, bisa jadi ada penyumbatan saluran yang menghubungkan kawah dengan dapur magma akibat deformasi batuan penyusun gunung.
Advertisement
Tekanan Terlalu Tinggi
Penyebab yang terakhir merupakan imbas dari beberapa aktivitas yang telah disebutkan sebelumnya. Selama perjalanan normalnya magma mengalir di saluran kawah, bila ada sumbatan bisa memunculkan ledakan gunung meletus.Semakin besar tekanan yang diterima oleh saluran kawah tersebut, serta volume magmanya yang semakin kuat maka ledakan besar tidak dapat terhindar.
Advertisement
Tanda-Tanda Akan Terjadi Gunung Meletus
1. Mata Air MengeringSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, ketika suhu kawah memanas maka kondisi sumber air gunung ikut berkurang. Dampak terbesar jika terjadi kekeringan di wilayah hutan dan sungai sekitar gunung.2. Suhu Sekitar Lereng MemanasTanda terjadinya gunung meletus selanjutnya hampir sama namun hawa panas tidak hanya di gunung saja. Namun semakin meluas hingga wilayah kaki gunung.
Advertisement
3. Suara Gemuruh
Tanda-tanda terjadinya gunung meletus yang acapkali terjadi ialah sering mendengar suara gemuruh dari dalam perut bumi. Adanya aktivitas magma sebagai tanda ada tekanan yang semakin besar. Suara disertai keluarnya gas dan debu vulkanik.Suara gemuruh tergantung pada kondisi gunung. Jika masih dalam tahap waspada, akan jarang terdengar. Namun ketika status menjadi siaga, tentu akan lebih sering terdengar setiap harinya.4. Hewan Liar Mulai TurunPara hewan liar mulai merasakan ketidaknyamanan dan perubahan yang timbul, sebagai tanda terjadinya gunung meletus. Hewan liar bisa lari ke wilayah penduduk atau mencari perkebunan untuk mencari tempat makan sementara.
Advertisement
5. Tumbuhan Lebih Mudah Layu
Tanda terjadinya gunung meletus berikutnya dengan tumbuhan di sekitar gunung yang mudah layu karena suhu panas dari dalam yang meningkat. Magma yang bergerak ke atas dekat dengan lapisan tanah, menjadi tanda lava lebih dekat dengan puncak gunung.Itulah beberapa penyebab gunung meletus beserta tanda-tanda akan terjadinya, yang patut diketahui. Salah satu bencana yang dampaknya begitu besar dan imbasnya sangat meluas. Seperti Gunung Krakatau dengan kekuatan letusan sekitar 13.000 kali lebih besar dibanding daya ledak bom atom di Hiroshima 1945. Semoga bermanfaat.