Ericsson menunjuk Hakan Eriksson sebagai Head of Strategy untuk wilayah Asia Tenggara dan Oceania. Penunjukan Håkan, dianggap mampu mengembangkan bisnis Ericsson di kawasan Asia Tenggara dan Oceania.
"Mulai 1 Januari 2016, Hakan Eriksson, akan mengambil peran sebagai Head of Strategy untuk wilayah Asia Tenggara dan Oceania, memperkuat perkembangan dan penerapan strategi Ericsson di wilayah tersebut, dan mendukung hadirnya solusi ICT bagi pelanggan kami," ujar Head of Regional South East Asia and Oceania,Sam Saba dalam keterangan resmi, Kamis (26/11).
Hakan Eriksson, dikatakan Sam Saba, memiliki kualitas pengetahuan dan pengalaman yang sangat luas di jabatannya sekarang ini dari posisinya sebagai Head of Australia and New Zealand, dan pengalamannya bertahun-tahun sebagai Ericsson Group Chief Technology Officer dan President of Ericsson Silicon Valley.
"Di bawah kepemimpinan Hakan, bisnis kami di Australia telah mencapai beberapa pencapaian signifikan sebagai ‘Yang Pertama’ di dunia, yang baru-baru ini terjadi adalah sebagai yang pertama mengadakan demonstrasi 1 Gbps menggunakan 5 carriers aggregation melalui jaringan seluler Telstra. Prestasi ini memperkuat peluang digital untuk semua warga Australia," tambah Saba.
Laporan Ericsson Mobility Report Asia Tenggara dan Oceania yang baru-baru ini dirilis mengungkap bahwa wilayah ini kuat untuk peluang bisnis telekomunikasi yang beragam. Akhir tahun 2015, Asia Tenggara dan Oceania akan mencapai 1 milyar pelanggan ponsel, yang merupakan 13 persen dari pasar global.
Tiga negara di wilayah ini, Myanmar, Indonesia, dan Bangladesh tercatat di antara 10 besar sebagai negara dengan jumlah penambahan pelanggan ponsel tertinggi di dunia di kuartal ketiga 2015. Selain itu, 75 persen orang di wilayah ini akan memiliki akses ke jaringan LTE dalam 5 tahun. Kecenderungan ini menyajikan baik kesempatan serta tantangan bagi pertumbuhan operator.