Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menguak 7 mitos tentang diabetes, fakta atau hoax?

Menguak 7 mitos tentang diabetes, fakta atau hoax? Ilustrasi diabetes. Shutterstock/donskarpo

Merdeka.com - Menjalani kehidupan yang penuh dan tekanan dan stres dapat menyebabkan beberapa penyakit datang ke tubuh. Salah satunya adalah diabetes. Hal ini semacam menjadi topik umum dari diskusi hampir di setiap individu.

Banyak orang memberikan saran untuk melakukan ini dan itu, melarang melakukan ini dan itu, namun beberapa hal justru kurang relevan dengan fakta yang ada.

Nah, kali ini merdeka.com akan membahas tentang mitos-mitos tentang diabetes yang sudah terlanjur menyebar luas ke masyarakat. Padahal itu semua belum tentu benar. Mari kita simak fakta-faktanya.

1. Orang diabetes dilarang makan permen.

Jika Anda memiliki diabetes, maka banyak orang melarang Anda untuk makan permen.

Faktanya: Tidak semua benar. Yang penting adalah tidak terlalu banyak. Dan ini berlaku juga untuk orang yang tidak memiliki diabetes.

2. Suntikan insulin

Jika seorang dokter sudah menganjurkan Anda untuk mendapatkan suntikan insulin, itu tandanya selama ini diabetes sudah parah karena Anda kurang berhati-hati menjaga pola makan.

Fakta: Pada umumnya T2D akan memburuk secara bertahap, yang menyebabkan produksi insulin rendah dalam tubuh. Jadi meskipun seseorang sudah minum obat, pada tahap berikutnya suntikan insulin kemungkinan dibutuhkan. Bukan berarti itu kesalahan Anda sehingga memperparah penyakit.

3. Tidak boleh donor darah

Orang yang mengidap diabetes selalu dilarang untuk melakukan donor darah.

Fakta: Tidak semuanya begitu. Hal ini hanya berlaku kepada orang yang sudah menerima suntikan insulin. Selama kadar gula dalam darahnya masih terkendali dan belum mendapatkan insulin, masih diperbolehkan melakukan donor darah. (mdk/ega)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP