Yenny Wahid dukung Jokowi, Timses Prabowo harap bisa menetralisir hoaks
Merdeka.com - Koordinator juru bicara badan pemenangan nasional capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, Dahnil Azhar Simanjutak pun menghormati keputusan Yenny Wahid. Puteri kedua Presiden Keempat Abdurrahman Wahid memutuskan mendukung pasangan capres-cawapres petahana nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.
"Jadi pada prinsipnya kami menghormati bergabungnya Mba Yenny ke kubu Pak Jokowi," kata Dahnil saat dihubungi, Rabu (26/9).
Dia berharap, dengan masuknya Yenny di tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf bisa membantu menetralisir hoaks jelang Pilpres 2019. Sebab, kata dia, setelah masuk kampanye semakin banyak praktik kampanye hitam.
"Ini kan kontestasi Pilpres kita rasakan dengan ramai produksi hoaks dan fitnah terutama ke kubu nya Pak Prabowo dan Sandi mempunyai belakang ini diserbu oleh hoaks dan fitnah mudah-mudahan Mbak Yeni bisa ikut menetralisir hoaks-hoaks dan fitnah apalagi korban dari hoaks dan fitnah itu adalah perempuan dan anak," ungkapnya.
Meski cawapres yang ia dukung tengah dirundung pemberitaan skandal, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini justru yakin kejadian itu akan memperkuat pasangan Prabowo-Sandi.
"Justru Kami yakin akan memperkuat ke Prabowo dan Sandi karena tentu Tim Sukses dan relawan akan bekerja lebih giat dan lebih kreatif untuk mengajak ke seluruh elemen termasuk Gus Durian termasuk keluarga besar NU dan sebagainya karena kami," ucapnya.
Diketahui, pendiri Wahid Institute, Yenny Wahid akhirnya mengambil sikap dalam Pilpres 2019. Yenny sudah dikunjungi dua capres yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.
Dalam proses istikharahnya selama beberapa pekan, Yenny akhirnya memutuskan untuk mendukung capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Saat konferensi pers, Rabu (26/9) pernyataan sikapnya, Yenny didampingi oleh konsorsium kader Gus Dur. Kelompok tersebut terdiri dari sembilan organisasi.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya