Wasekjen: Saya imbau Ahok untuk tetap di Gerindra
Merdeka.com - Wasekjen Partai Gerindra Rindoko Dahono Wingit menilai wajar pro dan kontra Pilkada langsung atau melalui DPRD. Termasuk penolakan yang dilontarkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga kader Gerindra Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
Ahok tak setuju jika Pilkada dipilih melalui DPRD, padahal Gerindra justru mendukung hal itu. Bahkan Ahok mengancam bakal keluar dari Gerindra jika Pilkada dipilih dari DPRD.
Menanggapi hal itu, Rindoko mengatakan sah saja jika Ahok mau keluar dari Gerindra. Namun dia menegaskan, Gerindra mendukung Pilkada melalui DPRD juga demi rakyat.
"Itu hak dia mau keluar mau masuk hak dia, tapi Pilkada DKI kan dari awal kita dukung Ahok jadi wakil gubernur. Kemudian kalau kita bersikap Pilkada melalui DPRD ini dari proses 5 tahun terakhir bagaimana penyelenggaraan pileg, pilpres kita ingin nanti tidak ada masalah," kata Rindoko di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/9).
Rindoko yang juga anggota Komisi II DPR ini menyatakan, Pilkada melalui DPRD karena dibutuhkan pembenahan terlebih dahulu dalam sistem demokrasi sebelum benar-benar melakukan Pilkada langsung. Apalagi, Pilkada langsung butuh biaya yang tidak sedikit.
Karena itu, dia mengimbau kepada Ahok agar tidak mudah menyatakan keluar dari Partai Gerindra. Sebab, Gerindra pun bersikap demi kepentingan rakyat banyak.
"Jangan nanti kita enggak cocok keluar pindah partai lain. Ahok sahabat saya, Ahok bisa tetap di Gerindra, awal kita usulkan Ahok jadi DKI 2 itu untuk perjuangkan kepentingan dan kesejahteraan rakyat," imbuhnya.
Apakah DPP Gerindra akan memberikan sanksi kepada Ahok?
"Berbeda silakan, tapi pengambilan keputusan di DPR RI inikan tergantung persepsi masing-masing. Saya imbau Ahok untuk tetap di Gerindra, awal kita ngusung dia kan juga untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya