Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melihat kasus dugaan penistaan agama dilakukan Basuki T Purnama (Ahok) harus tetap diproses hukum. Meski begitu, dia merasa bahwa persaingan Pilgub DKI harus tetap diikuti tiga pasang calon."Tiga pasangan calon itu harus tetap diberikan kesempatan sama. Biar ketiganya berkompetisi," kata SBY di Cikeas, Rabu (2/11).Pilgub DKI diikuti tiga pasang calon, di antaranya Agus-Sylviana, Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga. Menurut SBY, bila Ahok berujung tersandung hukum, dua pasangan lain dirasa tidak semangat bersaing memperebutkan kursi pimpinan Jakarta."Saya kira Agus-Sylvi dan Anies-Sandiaga tidak bangga bertarung WO (walkout), biarkan berkompetisi secara sehat," ujar Ketua Umum Partai Demokrat itu.Terkait masalah Ahok diduga melakukan penistaan agama dengan menyinggung surah Al Maidah ayat 51, SBY merasa sudah terlalu menyita publik. Untuk itu harus diselesaikan secara bijak. Sehingga tidak baik bila semua hanya terfokus dalam masalah ini."Saya kira tidak benar kehidupan bernegara ini, macet karena masalah satu orang," tegasnya. "Kita ingin Pak Jokowi melaksanakan tugasnya dengan baik untuk kita semua," terangnya.
SBY berharap 3 pasangan calon di Pilgub DKI tetap berkompetisi sehat
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melihat kasus dugaan penistaan agama dilakukan Basuki T Purnama (Ahok) harus tetap diproses hukum. Meski begitu, dia merasa bahwa persaingan Pilgub DKI harus tetap diikuti tiga pasang calon.
Rekomendasi