Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Eriko Sotarduga enggan bicara banyak mengenai Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD yang disebut telah dipilih menjadi calon wakil presiden (cawapres). Menurutnya nama itu harus jadi sebuah kejutan.
"Saya kan tidak ada menyebutkan dari tadi ada nama-nama atau hal apapun. Itu kan dari media menyampaikan. Kita enggak ada membicarakan nama-nama. Kalau saya sampaikan secara terbuka udah bocor dong," kata Eriko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/6).
Eriko sendiri mengaku belum mengetahui siapa cawapres yang dipilih oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta. Namun dia menegaskan pada dasarnya partai koalisi Jokowi selalu ikhlas dan akan terus berusaha memenangkan Jokowi di Pilpres 2019.
"Kalau kita prinsipnya kan koalisi mendukung dengan ikhlas dan dengan sungguh-sungguh untuk memenangkan Bapak Jokowi," ungkapnya.
Tambahnya, yang terpenting bagi cawapres Jokowi haruslah memiliki chemistry yang baik. Serta bisa menaikan elektabilitas Mantan Wali kota Solo itu di Pilpres 2019.
"Nah tentu kalau periode berikutnya ini tentu pendampingnya harus sesuai, chemistrynya cocok. Elektabilitas bisa ditingkatkan kemudian juga bagaimanapun juga ini kan pilihan masyarakat Indonesia yang diharapkan tentu seperti itu," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PPP Romahurmuziy menuturkan Presiden Joko Widodo telah mengantongi kurang dari 10 nama Cawapresnya. Menurutnya, nama-nama itu telah disampaikan kepada ketua umum partai pendukungnya.
Namun, dari 10 nama yang sudah ada, Romy enggan membocorkan. Dia hanya memberikan kisi-kisi figur tokoh yang sudah di kantong Jokowi.
"Saya hanya bisa katakan dari 10 nama ada figur politisi, ada figur cendekiawan, purnawirawan TNI Polri dan kalangan teknokrat dan profesional," kata Romy di kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/7).