Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PDIP Minta Jatah Menteri Terbanyak, NasDem Ingatkan Jokowi Tetap Proporsional

PDIP Minta Jatah Menteri Terbanyak, NasDem Ingatkan Jokowi Tetap Proporsional Acara NasDem di Surabaya. ©2018 Merdeka.com/Mochammad Andriansyah

Merdeka.com - Partai NasDem menilai wajar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta jatah kursi menteri lebih banyak dari partai lain pada presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Namun NasDem meminta Jokowi tetap memikirkan aspek proporsionalitas.

"Sesuai dengan jumlah kursi PDIP di parlemen dan PDIP adalah pemenang pileg, saya kira permintaan kursi paling banyak adalah hal yang wajar. Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah proporsionalitasnya," Kata Ketua DPP NasDem Irma Chaniago di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/8).

Menurut Irma yang mendukung Jokowi bukan hanya PDIP tetapi juga ada partai lain yang perlu diperhatikan. Karena itu dia meminta pembagian kursi dilakukan sejarah adil.

"Karena pada dasarnya semua bergerak masif dengan keringat untuk memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf. Karena itu teman-teman yang nggak punya kursi juga harus dipikirkan. Saya kira itu yang jadi pemikiran NasDem," ungkapnya.

Walaupun begitu, Irma menegaskan partainya tidak pernah meminta jatah menteri pada Jokowi. Sebab, itu adalah hak prerogatif presiden.

"Kalau Nasdem sendiri nggak pernah minta-minta karena kami tidak ingin membebani presiden. Berapapun yang diberikan presiden kami akan terima dan posisi apa pun yang disampaikan akan kami laksanakan," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri secara terang-terangan meminta jatah kursi menteri pada presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi. Mega ingin partainya mendapatkan jatah kursi lebih banyak dari partai lainnya yang mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

Minta jatah secara terang-terangan yang dilakukan Megawati awalnya ketika ia menyinggung sempat ditawari jatah menteri untuk PDIP sebanyak 4 kursi. Tawaran itu pun ia tolak mentah-mentah.

"Jangan Ibu Mega karena sudah menang ada wakil saya kasih cuma empat. Eeeeeeh emoh (tak mau)," kata Mega sembari mengibaskan tangan menandakan penolakan.

Presiden Jokowi langsung merespons permintaan Mega terkait jumlah menteri dari PDIP di kabinetnya.

"Menjawab Ibu Mega soal menteri, yang katanya jangan empat dong. Kan kalau yang lain dapat dua dan PDIP dapat 4. Kan sudah 2 kali (periode). Kalau yang lain tiga menteri, PDIP belum tentu juga," tutur Jokowi disambut tawa peserta Kongres.

"(Menteri) PDIP pasti yang terbanyak. Jaminannya saya," tegas Jokowi.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP