Mega Peringati Ganjar Soal Banjir Rob: Kalau Sama Anak Buah Berani Aku

Megawati mengingatkan Ganjar potensi banjir rob di Semarang.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Mega Peringati Ganjar Soal Banjir Rob: Kalau Sama Anak Buah Berani Aku
Megawati. ©2021 Merdeka.com

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegur Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sebabnya, Mega ingin mengingatkan potensi banjir rob akibat kenaikan air laut. Kepada Ganjar, Megawati memperingatkan untuk membenahi Kota Semarang yang berada di pinggir laut.

Hal itu disampaikan Mega dalam peluncuran Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi yang digelar DPP PDIP. Mega secara khusus meminta Ganjar untuk memperhatikan Pelabuhan Semarang.

"Tapi tadi sekilas saya lihat ada Pak Ganjar. Ini kalau masih mendengarkan saya, nah iki (nah ini) itu kan dari awal kamu saya jadikan (gubernur) kamu kan sudah pernah saya omongi kan wlah wleh wlah wleh urusan pelabuhan Semarang dan sebagainya," ujar Mega.

Mengenai masalah bencana ini, Megawati berani menegur langsung Ganjar sebagai kepala daerah karena anak buah sendiri. Bila kepala daerah lain yang ditegur, ia takut dianggap macam-macam.

"Saya kalau sama anak buah saya, wani aku (berani aku). Tapi kalau sama yang lain, sorry, saya nanti dianggap apa," imbuhnya.

Lebih lanjut, Megawati mengingatkan Ganjar potensi banjir rob di Semarang. Lantas ia juga mengungkit prediksi yang disampaikan Presiden Amerika Serikat Joe Biden Jakarta akan tenggelam dalam 10 tahun.

Megawati pun mengajak semua pemegang kewenangan mencari inisiatif hal ini. Konektivitas pusat dan daerah diperlukan karena kewenangan daerah yang terbatas.

"Tuh, gimana tuh Semarang. Karena saya bilang, mengko yen wes enek rob nangis melulu (nanti kalau sudah ada banjir rob nanti nangis). Nggak dah. Tapi kan ga bisa kalau nanti kewenangan daerah itu hanya sampai di situ," ujarnya.

"Kan berarti koneksitasnya harus kepada pusat. Itu yang tadi saya bilang, ini seluruh pemegang kewenangan di republik ini ayok mencari inisiatif supaya kita jangan dibilang, enak aja 10 tahun lagi kita akan tenggelam. Astafirullah, aku sampe bingung lho," pungkas Megawati.

Rekomendasi