Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin hingga kini belum melakukan kampanye. Dia mengaku baru bergerak kampanye pada Januari tahun 2019.
Ma'ruf menjelaskan alasannya belum melakukan kampanye sebagai efisiensi. Menurutnya, saat ini merupakan tahapan pemanasan politik.
"Jadi kita panasin dulu mesinnya, kalau mesinnya sudah panas baru tinggal menggerakkannya. Oleh karena itu Januari kita putar, kita gerakan mesin itu supaya efektif," ujar Ma'ruf di Jakarta Pusat, Rabu (12/12).
Pekan ini, Ma'ruf berencana mengunjungi beberapa tempat di wilayah Jawa Barat dan Banten untuk bersilaturahmi. Setelahnya, dia akan melakukan kampanye di bulan Januari.
"Nanti hari Minggu saya ke Banten dengan beberapa cabang. Nanti saya juga akan ke Karawang, Bekasi, saya akan ke Bogor nanti akan ke Sukabumi sebelum Januari. Silaturahim dulu," ucap Ma'ruf.
Ketua MUI ini menilai padatnya agenda kunjungan untuk bersilaturahmi tidak akan berdampak dengan kesehatan fisiknya. Baginya, kegiatan itu sudah dilakukan sejak muda saat masih menjadi pengurus Nahdhatul Ulama.
Lagi pula, kata Ma'ruf, padatnya jadwal kunjungan dengan waktu kampanye itu bertujuan untuk memastikan Jokowi-Ma'ruf menang di berbagai daerah.
"Hari ini ada yang menang sedikit ada yang drop sudah tidak ada yang kalah. Karena itu bagaimana memperbesar kemenangan, membuat menang, menghindarkan kalah, tidak boleh drop, semua menang. Itu saya kira yang akan kita lakukan," tandasnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Jokowi-Ma'ruf Amin, Deddy Mizwar menyebut kondisi Ma'ruf saat ini sudah membaik dan dapat kembali berkampanye. Namun, pihak dokter masih belum memperbolehkan Ma'ruf berpergian lantaran kakinya terkilir.
"Jalan (bisa), cuma tidak boleh jalan sama dokter itu permasalahannya. Padahal (Ma'ruf) bisa jalan tapi tidak boleh jalan sama dokter," kata Deddy Mizwar, Minggu.
Kendati begitu, dia mengatakan Ma'ruf Amin tetap menerima Menteri Pertanian Amran Sulaiman serta perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Depok yang datang ke kediamannya. Deddy memastikan Ma'ruf segera kembali berkampanye setelah mendapatkan izin dari dokter.
"Nanti dapat dikontrol dokter, kalau sudah sehat ya sudah bisa jalan. Sekarang belum boleh jalan walaupun sudah bisa jalan, dokter bilang jangan jalan-jalan dulu," jelas Deddy.
Sebelumnya, kurang lebih sepekan terakhir, calon wakil presiden Ma'ruf Amin, tak lagi keliling berkampanye. Namun, ia membantah tengah sakit.
"Saya ini sudah lama sebenarnya kaki saya terkilir. Tapi saya (ingin) melakukan kegiatan ke daerah, tapi oleh dokter disarankan untuk istirahat beberapa waktu," ucap Ma'ruf Amin di kediamannya, Jalan Situbondo, Jakarta, Kamis 6 Desember 2018.