Kubu Prabowo: Moeldoko Jangan Main Ancam, Lihat Kenyataan Objektif KPU

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko geram lihat manuver kubu Prabowo-Sandiaga yang dianggap memobilisasi rakyat agar tak percaya pemerintah dan KPU. Dengan nada mengancam, Moeldoko meminta agar skenario itu segera dihentikan.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Kubu Prabowo: Moeldoko Jangan Main Ancam, Lihat Kenyataan Objektif KPU
Tim nasional pencegahan korupsi. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko geram lihat manuver kubu Prabowo-Sandiaga yang dianggap memobilisasi rakyat agar tak percaya pemerintah dan KPU. Dengan nada mengancam, Moeldoko meminta agar skenario itu segera dihentikan.

Terkait hal itu, Jubir Prabowo-Sandiaga, Ferry Juliantono mengatakan, KPU memang perlu dikritisi. Karena dari informasi yang dia peroleh, ada dua aturan KPU yang sampai sekarang belum diselesaikan.

"Kami mendapatkan informasi ada dua peraturan yang belum diputuskan mengenai pemungutan suara dan rekapitulasi suara. Peraturan tersebut sudah molor beberapa bulan dari yang sudah ditetapkan," kata Ferry saat dihubungi merdeka.com, Selasa (8/1).

Dua aturan itu dikhawatirkan akan memicu persoalan besar nantinya. Dia pun tak yakin Moeldoko tahu tentang potensi persoalan besar itu.

"Ini juga berpotensi menjadi masalah besar. Pak Moeldoko tahu nggak soal ini, jangan-jangan belum tahu," tambah Waketum Gerindra ini.

Oleh sebab itu, Ferry meminta kubu Jokowi-Ma'ruf tak main ancam. Kedua kubu harus memiliki semangat yang sama agar Pilpres 2019 berjalan adil, transparan dan akuntabel.

"Kami meminta tim Jokowi-Ma'ruf Amin termasuk Pak Moeldoko jangan pakai ancaman, lihatlah kenyataan objektifnya. Masyarakat juga punya penilaian dan sikap loh dalam era yang sangat terbuka ini," tegas Ferry.

Sebelumnya, Moeldoko mencium ada upaya sistematis untuk memobilisasi agar muncul masyarakat tidak percaya kepada pemerintah.

"Ya memang ada upaya sistematis untuk memobilisasi yang ujung-ujungnya adalah memunculkan ketidak percayaan publik terhadap pemerintah atau penyelenggara pemilu, ini sudah jelas," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Moeldoko pun memberi peringatan pada oposisi. Dia meminta agar kubu Prabowo jangan memainkan isu tersebut.

"Kita sudah punya catatan, jangan main-main, jangan main-main. Kemarin Saya bilangin lanjutkan permainan itu, saya akan mainkan juga," kata Moeldoko.

Rekomendasi