Ketum PA 212 sebut Kapitra Ampera kini merupakan lawan politik

Slamet menganggap Kapitra Ampera sebagai lawan politik. Sebab sudah tak sepaham dengan pihaknya. Dia menjelaskan, Rizieq Shihab sedang berjuang mengalahkan kelompok penista agama. Jadi tidak mengizinkan organisasi yang di bawahnya untuk bergabung dengan partai-partai dianggap terindikasi melindungi penista agama.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Ketum PA 212 sebut Kapitra Ampera kini merupakan lawan politik
Ketua Presidium Alumni 212 Ustaz Slamet Maarif. ©2017 Merdeka.com

Pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera didaftarkan sebagai calon legislatif 2019 oleh PDIP ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif pun ikut mengomentari.

Slamet menganggap Kapitra Ampera sebagai lawan politik. Sebab sudah dianggap tak sepaham dengan pihaknya.

"Oleh karena Pak Kapitra bergabung dengan partai yang kita sedang usahakan tenggelamkan, maka begitu-beliau mencaleg secara otomatis beliau jadi lawan politik kita semua," kata dia, Selasa (24/7).

Slamet menjelaskan, Rizieq Shihab sedang berjuang mengalahkan kelompok penista agama. Jadi tidak mengizinkan organisasi yang di bawahnya untuk bergabung dengan partai-partai dianggap terindikasi melindungi penista agama.

Jika itu dilanggar, lanjut Slamet, ada konsekuensi yang mesti ditanggung. Dia mengatakan, Kapitra Ampera tidak akan mendapat dukungan dari PA 212 tidak.

"Saya selalu katakan bahwa imam besar kita Rizieq Shihab arah perjuangannya jelas. Makanya secara otomatis Kapitra Ampera jadi lawan politik kita semua," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Rekomendasi