Gerindra klaim pertemuan SBY-Prabowo perkuat koalisi oposisi

Andre mengatakan Prabowo dengan elite PKS dan PAN rajin melakukan pertemuan meski tak terekspose media. Sebentar lagi, mereka bakal membahas bersama soal pertemuan dengan SBY.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Gerindra klaim pertemuan SBY-Prabowo perkuat koalisi oposisi
Pertemuan SBY dan Prabowo. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade menegaskan pertemuan Ketua Umum Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), adalah untuk memperkuat koalisi oposisi. Menurutnya penjajakan dengan Demokrat berdasarkan konsultasi dengan PKS dan PAN.

"Perlu temen-temen ketahui pak Prabowo mengajak Demokrat itu untuk memperkuat koalisi bukan untuk meninggalkan koalisi PKS atau PAN itu dipahami betul PKS dan PAN sebagai mitra koalisi kami selama ini," ujarnya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).

Andre mengatakan Prabowo dengan elite PKS dan PAN rajin melakukan pertemuan meski tak terekspose media. Sebentar lagi, mereka bakal membahas bersama soal pertemuan dengan SBY.

Karena itu, dia yakin tak ada yang akan meninggalkan koalisi. Seperti PKS misalnya yang menginginkan Prabowo segera mengumumkan nama cawapres pekan ini.

"Jadi enggak usah khawatirkan pasti ada komunikasi pak Prabowo harus mengupdate dengan temen-temen PKS maupun PAN hasil pertemuan dengan pak SBY," kata dia.

Andre menuturkan posisi cawapres saat ini sama sekali belum terisi. Hal itu baru akan dibahas bersama dengan pimpinan partai koalisi. Untuk saat ini Gerindra membuka peluang kepada siapapun tokohnya, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono yang selalu dijagokan Demokrat dalam pembicaraan koalisi.

Dia meyakini Demokrat sendiri akan bersama-sama Gerindra, PAN, dan PKS untuk mengusung Prabowo sebagai capres. Andre menyebut koalisi ini berdasarkan satu pemahaman yang sama untuk adanya perubahan.

Itu berkat sinyal yang ditunjukkan SBY dalam dua hari belakangan. SBY selain melakukan pertemuan dengan Prabowo, juga melakukan pertemuan dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan kemarin.

"Kita dengar dua hari ini pernyataan pak SBY memberikan sinyal terang akan bergabung dengan pak Prabowo kita optimis empat partai ini akan solid bersama-sama mengantarkan pak Prabowo antara tanggal 4 atau mungkin nanti 10 Agustus," tandasnya.

Rekomendasi