Demokrat Dukung Gede Pasek Lahirkan PKN, Daripada Rampas Partai Orang
Merdeka.com - Demokrat mengapresiasi terbentuknya beberapa partai baru di Indonesia belakangan ini. Termasuk Partai Kebangkitan Nusantara yang dipimpin oleh Gede Pasek Suardika.
Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan membentuk parpol merupakan bentuk kemerdekaan berserikat dan berkumpul yang dilindungi oleh konstitusi kita. Bertambahnya jumlah parpol dapat diartikan semakin banyak orang yang berupaya memperjuangkan nasib dan aspirasi rakyat melalui organisasi politik.
"Tentunya upaya ini patut kita apresiasi," saat dihubungi, Minggu (31/10).
Apresiasi selanjutnya, lanjut dia, karena inisiator PKN berani terang-terangan membentuk parpol baru. Bukan dengan coba merampas parpol yang sudah ada.
"Keberanian yang bahkan melebihi keberanian seorang Kepala Staf Presiden dan pensiunan Jenderal seperti Moeldoko yang tidak tahu malu dan masih terus berupaya merampas Partai Demokrat pasca KLB ilegal yang gagal total dan tak berani serta tak memiliki kemampuan membentuk parpol baru," ungkap dia.
Demokrat juga berharap parpol-parpol baru di Indonesia memiliki komitmen kuat menjaga iklim demokrasi yang kondusif dan sehat. Sebagaimana komitmen Demokrat bersama Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono.
"Semakin memperkaya khasanah pemikiran dan gagasan-gagasan besar serta segar dalam membangun bangsa ini, menuju Indonesia Emas 2045. Tidak alergi dengan perbedaan pendapat dalam membangun bangsa dan negara ini. Mari kita bersama-sama membangun demokrasi Indonesia yang lebih baik," tukas dia.
Demokrat akan terus konsisten berkoalisi dengan rakyat. Karena dengan konsisten berkoalisi dengan rakyat, Demokrat semakin mendapatkan kepercayaan dan atensi lebih luas dari masyarakat.
"Harapannya, keberadaan parpol-parpol baru, dapat pula memperkuat dan memperluas elemen masyarakat yang konsisten memperjuangkan nasib dan harapan rakyat," tandas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya