'Apa Arcandra patut jadi Menteri ESDM lagi setelah diberhentikan?'
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo kabarnya akan segera melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral definitif dalam waktu dekat. Muncul isu, nama Arcandra Tahar akan kembali dipilih Jokowi menjadi menteri ESDM yang sebelumnya hanya dijabat 20 hari.
Kasus dwi kewarganegaraan membuat Arcandra didepak dari kursi menteri ESDM. Namun, terbaru pemerintah disebut sedang memperjuangkan nasib Arcandra untuk kembali menjadi WNI agar bisa menempati pos menteri ESDM.
Anggota Komisi III Nasir Jamil mengingatkan presiden untuk mempertimbangkan matang-matang soal rencana itu. Menurutnya, yang harus dipikirkan adalah unsur kepatutan, sebab jika dilihat dari kelayakan Arcandra sudah memenuhi syarat.
"Nah kalau itu yang terjadi maka presiden harus berhitung. Nanti orang akan bertanya apa? Kenapa presiden ngotot menjadikan Arcandra kembali menjadi Menteri ESDM?" kata Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/9).
"Harus diperhitungkan juga faktor kepatutan. Bahwa kelayakan dia layak, tapi apa dia patut kembali menjadi menteri setelah diberhentikan secara tidak hormat gara-gara soal kewarganegaraan tadi," sambungnya.
Apabila penunjukan Arcandra benar, Nasir berharap pemerintah bisa menjelaskan secara detil dan transparan kepada masyarakat. Tujuannya adalah agar tidak menimbulkan kecurigaan dan kegaduhan di masyarakat.
"Jadi pemerintah harus menjelaskan secara benar dan jujur kepada masyarakat Indonesia. Kalau ya kalau misalnya rumor itu benar adanya. Maka presiden harus menjelaskan secara benar dan jujur kepada rakyat indonesia. Kenapa dia begitu ingin menteri ESDM kepada Arcandra," harapnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya