WN Australia Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Hotel Kawasan Kuta
Merdeka.com - Seorang pria Warga Negara Asing (WNA) bernama Christoper Steven (48) ditemukan meninggal dunia di Hotel Fave, kamar nomor 158, Jalan Sunset road, Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (5/5) siang. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kematian WNA asal Australia itu.
"Penyebab atau akibat (kematian) masih dalam penyelidikan (kepolisian)," kata Ni Nyoman Ermy Setiari selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, Bali, Selasa (5/5).
Jasad korban pertama kali ditemukan petugas hotel bernama I Gusti Made Hermanantha Rismantara ketika mengecek kamar lantaran waktu menginap telah habis. Petugas yang hendak membersihkan kamar ditempati korban kemudian mengetuk pintu namun tak mendapat respons.
Petugas hotel lantas membuka kamar memakai kunci duplikat namun masih terkunci dari dalam kamar. Setelah melakukan koordinasi petugas kemudian membuka jendela dengan menggunakan obeng dan berusaha memanggil tamu yang menempati namun masih tidak ada respon.
Selanjutnya saksi I Gusti Made Hermanantha Rismantara langsung membuka gorden kamar dan terlihat tamu tersebut masih terbaring diatas tempat tidur selanjutnya. Lalu, saksi I Gusti Made Hermanantha Rismantara langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak General Manager
"Selanjutnya dengan adanya kejadian tersebut saat itu juga langsung melaporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Kuta untuk penanganan lebih lanjut untuk dilaporkan kembali ke Satgas Covid-19 Kabupaten Badung," ujar Ermy.
Kemudian, dari TRC PB BPBD Badung meluncur ke lokasi kejadian penemuan mayat dan melakukan assesment dan evakuasi korban di TKP siang hari.
"Korban dievakuasi ke RS Sanglah menggunakan ambulance BPBD Badung," ujar Ermy.
Sementara dikonfirmasi berbeda, Kasat Reskrim Polsek Kuta Iptu Bagus Nagara Baranacita membenarkan peristiwa tersebut dan pihaknya masih memeriksa saksi-saksi di TKP.
"Masih periksa saksi-saksi, rencana tamu nya mau check out, tapi ditunggu dari pihak hotel belum cekout, dicek dengan karyawan ternyata korban sudah MD (Meninggal Dunia)," ujar Baranacita.
Saat ditanya apakah korban terindikasi Covid-19 pihaknya belum mengetahui dan masih dicek. "Masih dicek," ujarnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya