Wakil Wali Kota Tangsel Desak Jokowi Ambil Alih Penanganan Covid-19 Jabodetabek

Menurutnya, dengan kondisi faskes dan tingkat penyebaran Covid-19 yang terus bertambah. Maka intervensi Pemerintah Pusat di daerah penyangga Ibukota sangat diharapkan.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Wakil Wali Kota Tangsel Desak Jokowi Ambil Alih Penanganan Covid-19 Jabodetabek
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. ©2020 Merdeka.com

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengakui, perlunya koordinasi lintas wilayah Jabodetabek dalam penanganan Covid-19. Saat ini, ruang ICU penuh dan keterisian kamar mencapai 93 persen.

"Prinsipnya saya setuju dengan gagasan penanganan Covid-19, untuk Jabodetabek diambil alih pusat. Pertama penyebaran Covid-19 ini sudah lintas batas, kedua itu hak asasi orang mau dirawat dimana. Ingin sembuh ini perlu campur tangan pemerintah pusat dengan anggaran tidak kecil," terang Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie ditemui di Masjid Al Ithisom, Balai Kota Tangsel, Jumat (22/1).

Menurutnya, dengan kondisi faskes dan tingkat penyebaran Covid-19 yang terus bertambah. Maka intervensi Pemerintah Pusat di daerah penyangga Ibukota sangat diharapkan.

"Kamar yang penuh, ICU penuh, jelas-jelas perlu penanganan integrasi. Jabodetabek sebagai epicentrum penyebaran," katanya.

Benyamin menjelaskan, koordinasi yang dilakukan Pusat terhadap wilayah Jabodetabek, seperti untuk keperluan penyediaan obat, kamar Rumah sakit, koordinasi manajemen dan pemakaman pasien.

"Sekarang ini baru yang KTP Tangsel, dimakamin di Tangsel, KTP DKI di DKI, tapi kalau yang sakit di Tangsel, 40 persen dari luar Tangsel dan di kita juga ada yang di Bogor, Depok, segala macam," ucapnya.

Rekomendasi