Wakil Wali Kota Bogor: 77.500 KK Akan Dapat BST Rp600.000, Tidak Dipotong Sepeserpun

Pendistribusian bantuan akan dilakukan oleh Pos Indonesia langsung ke rumah penerima bantuan. Petugas kemudian melakukan pelaporan secara daring, jika bantuan sudah diterima.

Rasyid Ali
Oleh Rasyid Ali - Reporter
Wakil Wali Kota Bogor: 77.500 KK Akan Dapat BST Rp600.000, Tidak Dipotong Sepeserpun
Pencairan BST Tahap 6. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Kementerian Sosial, bersama Pemerintah Kota Bogor, akan memberi bantuan sosial tunai (BST) bagi 77.500 Kepala Keluarga (KK). Masing-masing KK mendapat Rp600.000. Dana ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama PPKM Darurat.

"Masing-masing KK penerima mendapat Rp300 ribu dikali dua bulan jadi Rp600.000, yang bisa dimanfaatkan membeli sembako selama PPKM Darurat," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Minggu (18/7).

Dedie menjelaskan, pendistribusian bantuan akan dilakukan oleh Pos Indonesia langsung ke rumah penerima bantuan. Petugas kemudian melakukan pelaporan secara daring, jika bantuan sudah diterima.

"Karena teknisnya memang tidak bisa kita kumpulkan di keluraham. Jadi petugas dari Kantor Pos akan door to door ke masing-masing rumah warga dengan membawa resi dan uang termasuk mengidentifikasi kepada penerima, termasuk memasukkan ke aplikasi sebagai report pendistribusian," jelas Dedie.

Dedie mengungkapkan, dalam 25 hari ke depan pendistribusian bantuan dapat rampung dan bisa dinikmati masyarakat. Bukan hanya yang 77.500 KK tadi, tapi yang dari DTKS ada sekitar 72.000 KK masing-masing mendapat Rp200 ribu dari bulan ini sampai Desember.

"Pemerintah tidak pernah melupakan masyarakat yang kesulitan dalam kondisi saat ini. Kita carikan jalan keluar meski jumlahnya relatif," kata Dedie.

Dedie memastikan, bantuan yang diberikan tidak ada potongan sepeser pun. "Itu haram hukumnya petugas pos melakukan pemotongan. Jadi yang kami berikan Rp300.000 dikali dua jadi Rp600 ribu tanpa potongan apapun dan itu sudah kami imbau juga melalui TKSK dan Dinsos Kota Bogor jangan sampai terjadi pemotongan apapun," tegasnya.

Rekomendasi