Partai Golkar resmi mendukung Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebagai bakal calon gubernur di Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Wasekjen Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa Timur Partai Golkar, Mukhamad Misbhakun, membantah partainya mengincar kursi menteri sosial setelah ditinggalkan Khofifah. Misbakhun mengklaim Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo untuk mengisi kursi Menteri Sosial. Dia beralasan, Presiden Jokowi memiliki hak prerogatif untuk merombak jajaran menterinya. "Soal menteri kan kewenangan Presiden. Itu kan Presiden yang punya hak itu," kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10).Misbkahun kembali menegaskan Golkar tidak berharap diberi kursi menteri sekalipun jabatan menteri sosial akan kosong setelah Khofifah resmi terjun di Pilgub Jatim. Golkar, kata dia, mendukung Presiden Jokowi tanpa syarat. "Kita enggak berharap apapun, karena Golkar mendukung Presiden tanpa syarat," klaimnya. Sebelumnya, Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan Partai Golkar mengusung Khofifah Indar Parawansa untuk maju menjadi orang nomor satu di Jawa Timur pada Pilgub 2018 mendatang. Hal tersebut dikatakan Idrus berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang telah dikeluarkan oleh partainya."Pilkada Jawa Timur, Partai Golkar telah mengeluarkan surat keputusan dan menyatakan mendukung dan mengusung saudara Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur Pilgub Jawa Timur," ujar Idrus di Gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, minggu (15/10).Untuk wakil gubernur sendiri, Idrus mengatakan akan menugaskan kepada saudari Khofifah untuk mengajukan tiga nama yang nantinya akan dibicarakan lebih lanjut dengan partai-partai pengusungnya. Dari ketiga nama tersebut nantinya akan dilakukan proses seleksi."Tentu nantinya Khofifah akan menjelaskan argumentasi pilihan tiga nama itu dicalonkan," katanya.Nantinya, lanjut Idrus, setelah dilakukan kajian dan juga diskusi secara sungguh-sungguh, Golkar akan menimbang dan menilai para calon wakil gubernur yang diajukan Khofifah. Penilaiannya berupa elektabilitas, memperhatikan aspirasi masyarakat dan kinerja para cawagubnya."Setelah proses semua itu, maka kita akan menentukan dan menetapkan pasangan calon gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada Jawa Timur 2018," pungkasnya.
Usung Khofifah di Pilgub Jatim, Golkar bantah incar kursi menteri Sosial
Misbkahun kembali menegaskan Golkar tidak berharap diberi kursi menteri sekalipun jabatan menteri sosial akan kosong setelah Khofifah resmi terjun di Pilgub Jatim. Golkar, kata dia, mendukung Presiden Jokowi tanpa syarat.
Advertisement
Rekomendasi