Usai Serahkan Diri, Anak Kiai Jombang DPO Kasus Pencabulan Ditahan di Rutan Medaeng

Dirmanto tak menjelaskan secara pasti apa pertimbangan MSAT langsung dibawa ke Rutan Medaeng, bukan ditahan di rumah tahanan Mapolda Jatim. Ia hanya mengatakan hal itu untuk pertimbangan keamanan.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Usai Serahkan Diri, Anak Kiai Jombang DPO Kasus Pencabulan Ditahan di Rutan Medaeng
Pesantren Shiddiqiyah Jombang. ©2022 Merdeka.com/liputan6.com

Usai menyerahkan diri, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) langsung ditahan oleh polisi. Putra dari kiai pengasuh Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang ini, langsung mendekam di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto membenarkan perihal penahanan MSAT di Rutan Medaeng tersebut. "Kami bawa yang bersangkutan ke Lapas Medaeng ini," katanya , Jumat (8/7).

Dirmanto tak menjelaskan secara pasti apa pertimbangan MSAT langsung dibawa ke Rutan Medaeng, bukan ditahan di rumah tahanan Mapolda Jatim. Ia hanya mengatakan hal itu untuk pertimbangan keamanan.

"Karena pertimbangan keamanan," ucapnya.

Sebelum dibawa ke Medaeng, MSAT alias Bechi ini juga menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan pengecekan identitas di Polda Jatim

"Identifikasi memastikan yang bersangkutan benar MSAT, kami juga lakukan pemeriksaan kesehatan, yang kondisi yang bersangkutan sehat sudah diperiksa kesehatannya," tambahnya.

Dirmanto menyebut, MSAT kembali akan dibawa ke Polda Jatim untuk dirilis di depan publik. Dan selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jatim.

Sementara itu, Kasipenkum Kejati Jatim, Fathur Rohman mengatakan, pihaknya siap menerima penyerahan MSAT. Sebab, hal tersebut sudah sesuai teknis atau alur pelimpahan tersangka.

"Pada intinya, kami siap menerima penyerahan tersangka," kata Fathur.

Fathur menjelaskan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan seluruh jajaran Polda Jatim perihal kasus tersebut.

"Kami koordinasikan dengan pihak Polda Jatim, saya juga sudah komunikasikan lebih lanjut dengan Aspidum dan Asintel Kejati Jatim terkait penyerahan," ujarnya.

Diketahui, selama 15 jam lebih perburuan terhadap MSAT di dalam Pondok Pesantren Shiddiqiyyah dilakukan polisi. Sejak Kamis (7/7) sekitar pukul 08.00 wib, polisi sudah mengepung area pondok dan mencari keberadaan MSAT. Hingga akhirnya, sekitar pukul 23.45, MSAT pun menyerahkan diri ke polisi.

Rekomendasi